Masa Pandemi, Anggota DPRD Sumenep Minta Sekolah Transparan Soal Biaya PSB

- Admin

Rabu, 21 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Penerimaan Siswa Baru (PSB) 2021 mendapat perhatian dari Anggota DPRD Sumenep.

Anggota Komisi IV DPRD Sumenep H. Sami’oedin meminta sekolah agar transparan terkait biaya Penerimaan Siswa Baru (PSB) 2021.

Menurut politisi PKB senior itu transparansi biaya PSB itu sangat penting bagi orang tua calon siswa baru untuk mengukur kemampuannya, apalagi di masa pandemi yang berdampak buruk pada ekonomi banyak orang.

“Sekolah harus transparan dan dengan jelas mencantumkan biaya yang harus dikeluarkan siswa secara rinci, seperti biaya pembangunan, seragam dan sebagainya, sehingga siswa dan orang tuanya akan mempertimbangkan kemampuannya untuk masuk ke sekolah tersebut,” terang H. Sami’oeddin.

Baca Juga:  Sebanyak 4 Orang Warga Sumenep Dinyatakan Positif Covid-19, Bupati : Yang Jebol Malah di Tengah Kota

Menurutnya, terkadang ada sekolah yang baru mengumumkan biaya sekolah setelah siswa dinyatakan diterima dengan sejumlah dana yang harus dilunasi dalam waktu yang ditentukan.

“Dan ketika orang tuamya tidak membayar bisa dibatalkan dan diganti siswa yang mampu membayar,” imbuhnya.

Cara demikian tentu saja tidak fair terhadap siswa yang mengalami kendala ekonomi untuk segera melunasi biaya sekolah. Apalagi jika tidak ada kebijakan mengangsur dan semacamnya, tentu merupakan bentuk ketidaktransparansian pihak sekolah.

“Seharusnya dari awal sudah memasukkan nominal biaya melalui surat edaran, sehingga ketika siswa mau mendaftar di sekolah tersebut sudah mempertimbangkan bersama kemampuan orang tuanya,” ujar H. Sami’.

Baca Juga:  Videotron Bertahun-tahun di Bojonegoro Terlihat Mati dan Tak Terawat, Siapa Yang Bertanggung Jawab?

Selain itu, dia berharap sekolah, khususnya negeri tingkat atas maupun sekolah favorit di Sumenep supaya memperhatikan siswa berprestasi yang tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk diterima sebagai siswa dengan membebaskan biaya sekolah.

Meskipun, diakui H. Sami’ sekolah berkualitas membutuhkan biaya yang tinggi, namun yang terpenting harus transparan dan terukur. Sehingga, sekolah berkualitas tersebut tidak hanya menjadi milik orang mampu, namun juga bagi mereka yang berprestasi.

“Apalagi saat ini sudah banyak program pemerintah untuk pendidikan, seperti beasiswa melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dan sebagainya untuk menunjang biaya sekolah bagi siswa kurang mampu,” pungkas Politisi asal Gapura itu.

Baca Juga:  SMSI Sumenep Minta Kasi PAUD/TK Diknas Transparan Soal Dana BOP di Sapeken

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB