Dalih Hormati Orang Puasa, Satpol PP Sampang Razia Warung Makan yang Buka Siang

- Admin

Selasa, 20 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id  — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur pada Selasa (20/04/2021) sekitar pukul 10.00 WIB melakukan razia terhadap sejumlah warung makan yang buka di siang hari secara demonstratif saat bulan Ramadhan 1442 H.

Informasi yang dihimpun suarabangsa.co.id, razia warung nasi yang buka siang hari tersebut, dilakukan dengan mendatangi sejumlah titik warung makan serta pedagang kaki lima (PKL) untuk diberikan peringatan. Dalam razia itu, petugas berhasil menemukan banyak warung nasi yang tetap buka melayani pembeli.

Baca Juga:  Pembagian Jaspel Kapitasi di Puskesmas Banyuanyar Sampang Dinilai Tak Adil

Kabid Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Satpol PP Sampang M Suaidi Asyikin mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka patroli cipta kondisi ramadhan dan pemantauan serta himbauan ke warung yang buka pada siang hari namun tidak menggunakan tirai.

“Hari ini kita melakukan razia ke rumah makan yang disinyalir masih operasi di siang hari dan ternyata memang ditemukan beberapa rumah makan yang masih buka dan melayani pembeli,” ujarnya.

Dalam razia tersebut, kata dia, petugas hanya memberikan teguran dan sosialisasi kepada para pemilik warung nasi maupun rumah makan untuk menghormati orang yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Sampang Bakal Minta Pandangan Ahli Bahasa dalam Kasus Pelecehan Wartawan

“Tahap pertama ini, kami tidak menyita dagangan mereka hanya sebatas memberikan teguran dan peringatan agar tidak mencolok atau ditutup tirai jika membuka dagangannya pada siang hari di bulan Ramadhan,” imbuhnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga mengangkut salah satu gerobak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ditinggal di pinggir jalan.

“Gerobak tersebut diangkut ke Kantor Satpol PP hingga pemiliknya datang untuk memberikan penjelasan alasan rombong itu dibiarkan ada di pinggir jalan,” tandasnya.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru