Dianggap Ganggu Lalu Lintas, Odong-odong di Sampang Akan Segera Ditertibkan

- Admin

Selasa, 5 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang berencana akan menertibkan mobil odong-odong yang semakin marak beroperasi di jalan raya. Selain melanggar aturan, keberadaan odong-odong kerap menganggu para pengendara.

Apalagi, odong-odong tersebut tidak memiliki izin sebagai sarana angkutan umum, odong-odong juga dinilai tidak memenuhi standar keamanan kendaraan bermotor, serta kenyamanan dan keselamatan penumpangnya.

Kasatlantas Polres Sampang, AKP Ayip Rizal dikonfirmasi melalui KBO lantas Iptu Siswanto mengatakan, bahwa keberadaan kendaraan yang sudah dimodifikasi tersebut sangat membahayakan penumpang. Saat ini, masih dalam tahap sosialisasi dengan akan mengumpulkan para pemilik mobil odong-odong.

Baca Juga:  Niat Nonton Festival Pegon, Pasutri di Jember Tabrak Ranting Pohon, Suami Tewas di Tempat

“Kami berencana menertibkan odong-odong ini. Saat ini masih dalam tahap persuasif, kami tegur dan sosialisasikan agar operasionalnya tidak masuk ke wilayah Kota Sampang. Kedepan, kalau masih ditemukan akan kami tindak dengan tilang (bukti pelanggaran, red),” kata Siswanto diruang kerjanya, Selasa (05/01/2021).

Menurutnya, odong-odong mulai menjadi sarana hiburan rakyat yang fenomenal pertumbuhannya di wilayah Kota Bahari, kendaraan hasil modifikasi itu dikomersilkan untuk mengangkut penumpang dengan rute-rute sesuai pesanan. Penambah daya tarik, odong-odong dihiasi dengan lampu berwarna-warni, juga tersedia pemutar musik digital lengkap dengan speaker.

Baca Juga:  Tercebur ke Sumur, Wanita Paruh Baya di Pangarengan Sampang Meninggal Dunia

Hanya saja, menurut Siswanto, lagu-lagu yang di putar oleh odong-odong tersebut belum semestinya disajikan di usia anak-anak. Sebab, lirik yang negatif akan merefleksikan kehidupan anak yang tidak patut secara etika dan beragama kepada anak-anak.

“Untuk itu peran aktif orangtua sangat penting dalam membimbing dan menyaring apa yang di dengar oleh anak-anaknya. Jika anak terus saja mendengarkan lagu-lagu yang belum pantas dikonsumsinya, nantinya akan berdampak buruk terhadap psikologis mereka karena anak-anak memahami dan menyerap dengan sangat baik hal-hal yang disampaikan melalui sebuah lagu,” sesalnya.

Baca Juga:  Curi Sepeda Motor di Sumenep, Warga Pamekasan Ini Harus Berurusan dengan Polisi

Penertiban sendiri, kata dia, akan dilakukan waktu dekat ini. Sebelumnya akan dilakukan rapat kordinasi dengan para pemangku kepentingan yang bertanggung jawab di bidang lalu lintas dan angkutan jalan, seperti Dishub dan Satpol PP untuk mengambil langkah pro aktif sebelum terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

“Nantinya, odong-odong ini hanya boleh beroperasi di dalam lingkungan wahana bermain saja. Kita akan buat perjanjian hitam diatas putih, kalau mereka masih tetap melanggar akan kita tindak,” tutupnya.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru