Gara-gara Batas Tanah, Kakak Beradik di Sumenep Saling Bacok

- Admin

Rabu, 28 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Gara-gara membajak tanah lebih dari batas, kakak beradik di Sumenep saling bacok dengan celurit, Rabu (28/10) sekira pukul 07.00 Wib.

Diketahui, korban bernama H. Nawawi alias Sahlawi (60) warga Dusun Tarebung, Desa Tarebung Kecamatan Gayam Sumenep.

Pelaku adalah Artawan (50) warga Dusun Tarebung Desa Tarebung, Kecamatan Gayam Kabupaten Sumenep.

Korban dianiaya oleh adiknya di tanah miliknya.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa pada Rabu tanggal 28 Oktober 2020 sekira pukul 07.00 Wib telah datang ke SPKT Polsek Sapudi seorang pelapor yang mengadukan tentang tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh terlapor Artawan.

Baca Juga:  Ketua Komisi 3 DPRD Sumenep Menyangsikan Kualitas Aspal DGEM

“Berawal dari cekcok mulut antara Artawan dan H. Nawawi karena sebelumnya Artawan membajak tanahnya melampaui batas hingga ke tanah milik H. Nawawi yang lokasinya berbatasan,” terangnya.

Warga yang sebelumnya sempat mendengar cekcok mulut tersebut sempat meredam.

“Namun setelah sepi keduanya terlibat perkelahian hingga mengakibatkan keduanya menderita luka-luka,” imbuhnya.

Akibat dari kejadian tersebut H. Nawawi menderita luka robek bagian kepala dan pada sikut kirinya.

Artawan juga menderita luka dimana tangan kiri dan betis kiri mengalami luka robek akibat bacokan parang yang dipegang oleh H. Nawawi.

Baca Juga:  Anggota DPRD Sumenep Minta Pemkab Cari Terobosan Baru Pulihkan Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB