Cincin Tak Bisa Dilepas di Jari Bocah, Damkar Sampang Turun Tangan

- Admin

Sabtu, 15 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, membantu melepaskan cincin yang membuat bengkak jari bocah bernama Fitria. Petugas tersebut ternyata tak hanya andal memadamkan api saat kebakaran.

Informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, bocah yang tinggal di Jalan Rajawali, Kecamatan Sampang tersebut mengalami pembengkakan di jarinya akibat cincin yang sulit dilepas.

Padahal, sebelumnya orang tua si bocah berusia 3 tahun tersebut sudah berusaha melepaskannya. Tapi jari mungil perempuan ini justru semakin tersiksa dengan keberadaan cincinnya.

Baca Juga:  Gubernur Jatim Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid di Bojonegoro

Zaini, salah seorang petugas Damkar menyebutkan jika sebelumnya orang tua bocah itu sempat membawa anaknya ke tempat praktek tenaga kesehatan. Namun, disarankan agar cincin tersebut dilepas dengan bantuan petugas Damkar.

“Akhirnya orang tuanya itu menghubungi kantor Damkar dengan meminta tolong kepada kami agar cincin di jari si bocah ini bisa dilepas,” kata Zaini saat dikonfirmasi, Sabtu (15/02/2025) malam.

Setelah menerima laporan, tim yang bertugas langsung menuju rumah bocah tersebut. Dengan menggunakan peralatan berupa gunting kecil dan sebotol air, petugas berhasil melepaskan cincin yang macet tersebut.

Baca Juga:  Tiga Tersangka Pengedar Uang Palsu Diamankan Polsek Jambangan

Kata dia, petugas sempat mengalami kesulitan, sebab sang bocah terus menangis dan berontak saat tangannya dipegang.

“Akhirnya setelah beberapa saat, kita berhasil lepaskan cincin tersebut menggunakan gunting kecil tanpa melukai jari si bocah,” ujarnya.

Zaini kemudian berpesan kepada para orang tua untuk tidak memasangkan benda-benda seperti cincin yang tidak sesuai ukuran jari tangan bocah. Sebab risikonya berbahaya.

Ia menegaskan tindakan pencegahan harus menjadi prioritas bagi para orang tua. Sehingga ke depannya kejadian serupa bisa dihindari.

Baca Juga:  Tancap Gas, INKADHA Sumenep Lantik Pejabat Struktural

“Kami selalu siap membantu masyarakat dalam situasi darurat apapun. Dalam kasus ini, ketepatan dan kehati-hatian sangat penting untuk memastikan jari bocah ini tidak mengalami cedera yang lebih serius,” pungkasnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB