Komunitas Jurnalis Pamekasan dan Tanggungjawab Wartawan Muslim

- Admin

Kamis, 13 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Tepat pada 1 Agustus 2021 Komunitas Jurnalis Pamekasan (KJP) lahir ke bumi Gerbang Salam.

Lokasi deklarasi perkumpulan juru tulis itu cukup sakral dan penuh “bara”. Cafe Army–Cafe Tentara. Letaknya, selatan markas komando distrik militer (Makodim 0826) Pamekasan.

Pemilihan Cafe Army sebagai tempat deklarasi berdirinya organisasi lokal itu salah satunya karena semangat militansi tentara sebagai penjaga teritorial. Penjaga rakyat. Semangat ketentaraan itu diharapkan menular kepada punggawa KJP. Penjaga pilar keempat demokrasi.

Slamet Ketua KJP menuturkan jika kelompoknya hadir dengan ghiroh ukhuwah basyariah (persaudaraan sosial). Semangat ala anak pesantren Hablun Minanas (hubungan antar sesama manusia). Tidak lebih dari itu. Selebihnya, sebagai penyemangat dan pemanis perkumpulan semata.

Baca Juga:  Rekening ASN Diblokir, Pemkab Sampang Minta Bank Jatim Agar Tak Potong Semua Gaji

“Saya ingat pribahasa ألحق بغير نظام يغلبه الباطل بنظام (Kebenaran yang tidak terorganisir akan dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisir). Semangat berkumpul dan berorganisasi inilah dimungkinkan akan menambah profesionalisme wartawan yang tergabung dalam KJP. Utamanya dalam hal penulisan berita. Adalah sangat bahaya sekali jika wartawan Salah menulis kebatilan yang terorganisir dibaca publik,” terangnya.

Ia menambahkan, mengutip penggalan istilah Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Pamekasan Sigit Priyono tulisan wartawan bisa mempengaruhi puluhan ribu pembaca. Salah menyajikan fakta bisa fatal. Maka, wartawan diharapkan professional dengan check and recheck berita yang akan disajikan.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Berikan Bantuan Kepada Si Yatim dan Neneknya

“Berorganisasi tidak melulu soal tendensi jabatan, relasi, target perusahaan, omzet, income dan pengakuan yang selama ini didengung-dengungkan sebagian kalangan. Tapi, lebih dari pada itu keinginan untuk merawat moralitas, sopan santun wartawan ditengah zaman hoax seperti sekarang,” imbuhnya.

Menurutnya, Drs Muzakkir, MA Dosen jurnalistik Universitas Teuku Umar pernah berkata moralitas wartawan erat kaitannya dengan dimensi duniawi dan ukhrowi. Tanggungjawab wartawan Muslim kepada Allah SWT dan kepada masyarakat merupakan kewajiban.

“Sebagaimana ayat tuhan yang berbunyi أدع الى سبيل ربك بالحكمة والموعظة  الحسنة وجادلهم بالتي هي احسن. Yang artinya Ajaklah kepada jalan tuhanmu dengan kebijaksanaan dan penerangan baik dan berdiskusi dengan cara yang lebih baik,” sambungnya.

Baca Juga:  Tabrak Pembatas Jalan, Warga Bojonegoro Tewas

Nah, tanggungjawab wartawan Muslim sebagaimana fungsi jurnalis sebagai penyampai risalah seharusnya selaras dengan prinsip jurnalistik dan kode etik: Akurasi, objektifitas dan keberimbangan.

“Sebagai jurnalis, tentu kita semua berharap tanggungjawab atas peran dan fungsi masing-masing, bukan malah sebaliknya diabaikan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB