Sikap Anti Kritik Oknum Bidan Puskesmas Karang Penang Sampang Jadi Penilaian Masyarakat

- Admin

Kamis, 28 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Oknum Bidan yang berdinas di Puskesmas Karang Penang, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, sepertinya alergi dengan kritikan dan terkesan enggan menerima masukan dari masyarakat setempat yang memberi informasi secara faktual situasi dan kondisi di lapangan secara objektif.

Sikap anti kritik oknum bidan berinisial KL itu dinilai berbagai kalangan akan berimbas pada minimnya kepercayaan warga terhadap pelayanan Puskesmas.

Bahkan, pernyataan oknum bidan yang dituangkan melalui story WhatsApp pribadinya itu juga mengindikasikan jika sosok oknum bidan tersebut belum siap hidup di alam demokrasi.

Baca Juga:  Jelang Nataru, Warga Pamekasan Diimbau Waspadai Covid-19 EG5 dan EG2 Varian Baru

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Dinas Kesehatan dan KB (Dinkes KB) Kabupaten Sampang, dr Abdullah Najich angkat bicara.

Pria yang akrab disapa dr Najich itu mengatakan, jika pihaknya telah memerintahkan kepada Kepala Puskesmas setempat untuk melakukan pembinaan.

“Kami sudah perintahkan Kepala Puskesmas untuk segera melakukan pembinaan,” jelasnya kepada kontributor suarabangsa.co.id dikonfirmasi via telepon selulernya, Kamis (28/10/2021).

Disinggung terkait sangsi yang akan diberikan kepada oknum bidan tersebut. Ia tidak bisa menjelaskan secara rinci. Namun, pihaknya memastikan akan membina oknum bidan itu.

Baca Juga:  Gaji ASN di Sampang Telat Dibayar, Sekda Pastikan Minggu Ini Cair

“Itu nanti saya lihat dulu di Puskesmas, kami sedang telusuri dan konfirmasi terhadap fakta yang terjadi,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati LSM Lumbung Informasi Rakyat (Lira) DPC Kabupaten Sampang, Sudar meminta kepada oknum bidan itu agar tidak anti kritik, serta bisa menerima saran dari semua kalangan tidak terkecuali dari media.

“Kalau memang tidak senang dengan suatu berita tinggal klarifikasi. Namun jika berita itu sudah sesuai fakta dan berita itu sebagai kritikan, jadikan sebagai pemicu untuk bekerja lebih baik lagi,” tegas Sudar.

Baca Juga:  Dua Nelayan Sumenep Hilang di Perairan Gili Genting

Sudar pun berharap agar menjadikan suatu kritikan tersebut untuk berbenah. Menurutnya, kritik merupakan salah satu cara warga negara, untuk mengawasi dan berpartisipasi dalam pemerintahan yang dijamin dalam konstitusi UUD 1945.

“Sangat naif bila si wartawan yang menulis berita itu dianggap tak sebanding dengan dosanya. Jadi, si oknum bidan ini tampaknya belum siap hidup di negara demokrasi. Bagi dia kritik itu seolah mengganggunya,” ucap Sudar memungkasi.

Berita Terkait

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru
Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB