Bekerjasama Dengan PT Ayunda, Pemkab Pamekasan Gunakan Dana DBHCHT Untuk Pelatihan Linting Rokok

- Admin

Senin, 20 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – PT Ayunda yang beralamatkan di Desa Jarin Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur, mendapatkan satu paket pelatihan linting rokok dari Dana Bagi Hasil Cukai-Hasil Tembakau (DBHCHT) pada tahun 2021 ini.

Sebanyak 20 peserta yang mengikuti pelatihan linting rokok di PT AYUNDA tersebut, dipandu oleh dua Instruktur, Senin (20/09/2021).

Direktur PT Ayunda Bambang mengatakan sangat menyambut baik dan mendukung dengan adanya kegiatan pelatihan yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) satu pintu dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) tersebut.

Ini merupakan salah satu Program perioritas Bupati Badrut Tamam di bidang Ekonomi, dengan menciptakan 10.000 ribu lapangan pekerjaan bagi masyarakat Pamekasan, sehingga bisa mengurangi pengangguran.

Baca Juga:  Nusantara Farm Pamekasan Lakukan Perawatan Khusus Bagi Hewan Qurban

Sebelum ada program pelatihan linting rokok ini, pihaknya juga sudah melakukan pelatihan secara mandiri di Perusahaan rokoknya, akan tetapi pihaknya kesulitan dalam mencari tenaga atau pekerja untuk linting rokok.

Dengan adanya kegiatan ini, Bambang sangat senang, dengan begitu dirinya terbantu dalam mencari tenaga linting rokok untuk bekerja di pabriknya.

“Malah saya berharap kepada Pemkab jangan putus disini, dalam artian bisa berkesinambungan, karena pihaknya saat ini membutuhkan sekitar 300 karyawan lagi (tenaga linting rokok),” pinta Bambang.

Menurutnya, tenaga di bagian linting rokok butuh keahlian tersendiri, serta harus yang telaten, walaupun kelihatan enteng dan ringan namun itu butuh keseriusan dan ketelatenan.

Baca Juga:  Wakapolda Jatim Hadiri HUT Kodam Ke-71 Kodam V Brawijaya

Kegiatan pelatihan linting rokok yang sudah dilaksanakan semenjak tanggal 13 September 2021 itu, berjalan lancar hingga hari ini.

Bambang juga berpesan serta mengajak kepada para pengusaha rokok lainnya, agar bagi yang belum mempunyai surat izin dan NPPBKC supaya segera mengurusnya. Karena yang ditakutkan olehnya justru ke konsumen, terkait kandungan tar dan nikotinnya.

“Oleh karena itu mari semua sadar tentang rokok ilegal, mari kita Brantas sama-sama rokok ilegal, sehingga secara ekonomi masyarakat Pamekasan kuat, karena ini juga berkaitan dengan petani tembakau yang dinotabeni oleh petani Pamekasan,”ajaknya.

Baca Juga:  Dapat Kucuran DBHCT, RSUD Waru Pamekasan Alokasikan Untuk Pengadaan Obat dan BHP

Sementara itu Ani, salah satu peserta yang mengikuti pelatihan linting rokok mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pamekasan Badrut Tamam melalui Dinas terkait, dirinya sangat senang serta antusias, karena bisa mengikutinya.

Sebelum mengikuti pelatihan linting rokok ini, ia juga bekerja akan tetapi karena Covid-19 dirinya harus menerima imbasnya, ia di PHK dari perusahaan tempatnya bekerja.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan linting rokok ini, sehingga saya punya pekerjaan lagi serta tidak menganggur, saya berjanji akan bersungguh-sungguh dalam bekerja nantinya setelah mengikuti pelatihan linting rokok ini, terima kasih banyak pak Bupati,” ucapnya dengan girang.

Berita Terkait

Absen Undangan Kapolres, SMSI Sumenep Tegaskan Bukan Bagian Aksi Boikot
Baru 6 Desa Beroperasi, KDMP Pungpungan Kalitidu Masih Terkendala Perizinan Produk Lokal
Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro
Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian
Gandeng Musisi Papan Atas, All Out Festival 2026 Targetkan Geliat Ekonomi Kreatif Bojonegoro
Akses Jalan Cor Kalianyar-Temayang Dongkrak Ekonomi, Sayang Sebagian Jalur Masih Gelap Gulita
Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:03 WIB

Absen Undangan Kapolres, SMSI Sumenep Tegaskan Bukan Bagian Aksi Boikot

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:21 WIB

Baru 6 Desa Beroperasi, KDMP Pungpungan Kalitidu Masih Terkendala Perizinan Produk Lokal

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:15 WIB

Akses Jalan Cor Kalianyar-Temayang Dongkrak Ekonomi, Sayang Sebagian Jalur Masih Gelap Gulita

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:12 WIB

Sepi Job di Bulan Suro, Biduan Asal Kapas Bojonegoro Banting Setir Jualan Rujak lewat Live TikTok

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:58 WIB

Portal Jembatan Luwihaji Dibongkar untuk Proyek Migas, Kadishub Bojonegoro Mengaku Tak Tahu

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:55 WIB

Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Berita Terbaru