Warga Desa Wedi Bojonegoro Segel Total Akses Tower BTS Tak Berizin di Lingkungannya, Satpol PP Kecolongan

- Admin

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Ketegangan antara warga dan pengelola infrastruktur telekomunikasi memuncak di Desa Wedi, Kecamatan Kapas, Bojonegoro. Warga dari RT 21, 06, dan 09 secara kolektif menyegel akses menuju menara Base Transceiver Station (BTS) pada Sabtu (2/5) sebagai protes atas sikap abai pihak operator.

Pantauan di lokasi menunjukkan seluruh akses masuk menuju tower telah diblokir sepenuhnya oleh warga.
Tidak ada aktivitas keluar-masuk yang diizinkan di area tersebut.

Langkah ekstrem ini diambil setelah rentetan surat teguran dan peringatan yang dilayangkan warga tidak kunjung mendapat respons maupun upaya perbaikan dari pihak pengelola.

Warga mempertanyakan aspek perizinan serta dampak jangka panjang keberadaan tower di tengah permukiman padat.

Baca Juga:  SMSI Madura Raya Akan Gelar 'SMSI Award 2025'

“Kami sudah bersurat secara baik-baik, menunggu dengan sabar, tapi tidak ada itikad baik sama sekali,” tegas Wahyudi, Ketua RT 21.

Imbuh Wahyudi,Masyarakat desa wedi mengkhawatirkan risiko keselamatan fisik bangunan serta gangguan kenyamanan lingkungan yang selama ini tidak pernah diklarifikasi secara transparan.

Sedangkan pihak operator dari MCI atau Indosat sampai saat ini tidak ada pengertian nya,

“Kami dari warga RT 9,10, RT 6 RT 21 kami semua mewakili dari warga sekitar yang kena radius dari tower ini kami memblokir akses karena tidak ada tanggapan yang serius dari pihak MCI atau pihak Indosat mohon pengertiannya ini semua dari perwakilan dari warga semua” ungkapnya.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Gratiskan Rapid Tes Antigen Bagi Santri

Selain menyegel tower, warga desa Wedi kecamatan Kapas dan sekitarnya juga mendesak pemerintah daerah untuk segera turun tangan memediasi konflik ini.

Warga mengisyaratkan akan tetap menolak PT MCI dari operator Indosat ,dikarenakan surat sudah dilayangkan beberapa kali tapi tidak ada respon,dan aksi blokir akses akan dilakukan oleh warga lebih masiv.

Hal terpisah disampaikan oleh Kapolsek Kapas AKP Sudarsono, S.H., M.M. menjelaskan hal tersebut di benarkan, dengan kegiatan tersebut pihak Polsek telah mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Menurut Kapolsek yang selalu sigap dalam Kamtibmas, warga telah kesal apa yang selama ini dilakukan oleh vendor tower tersebut, dan selama berdiri tower tidak ada kompensasi, dan warga tidak pernah merasa di mintai persetujuan dalam pendirian tower tersebut.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Sinergikan BUMDesa dan BUMD

“Berdasarkan keterangan di lapangan warga menyampaikan,belum adanya kompensasi di mana tower tersebut dibangun mulai dari 2007 lalu sampai saat ini, tidak ada kompensasi kepada warga sekitar Dan warga pun merasa saat pembangunan itu tidak dimintai persetujuan tanda tangan.”Jelas Kapolsek.

Kami menghimbau kepada warga sekitar tower untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban,dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang menimbulkan kerugian dari warga sendiri,maupun dari sarana dan prasarana yang ada di situ.

“Untuk tidak lanjutnya dan sampai saat ini,warga masih menyegel pintu masuk tower tersebut sambil menunggu pertemuan humas dari vendor,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB