Desa Tanjungharjo Bojonegoro Gelar Gumbregan ke 4, Diarak Seperti Karnaval

- Admin

Jumat, 8 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat kepala desa mengalungkan bunga melati dan memeri makan hewan ternak sapi di lapangan Miri.

i

Saat kepala desa mengalungkan bunga melati dan memeri makan hewan ternak sapi di lapangan Miri.

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Warga Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro menggelar Gumbrekan atau yang biasa disebut sedekah yang dikhususkan untuk ternak hewan peliharaan dan hasil sawah (raja kaya)

Gumbregan sendiri adalah tradisi Jawa, yang biasanya diadakan untuk sedekah dan bersyukur kepada Tuhan yang maha esa. Menjelang petang ditengah sawah bersama sama.

Dengan cara mengalungkan kupat atau memberi makan kepada hewan peliharaan, atau membuang sesajen di tengah sawah.

Dimana Hewan ternak adalah bagian dari aset bagi pemilik yang memelihara, dengan membantu bekerja di sawah, membajak di sawah, sapi dan kerbau, serta kambing adalah hewan yang disedekahi oleh pemiliknya (Bancaki/tasyakuran: red). Bagi mereka yang masih memang teguh budaya Jawa dan ajaran Jawa.

Baca Juga:  Perlunya Mensterilkan Program Makan Bergizi Gratis dari Inefisiensi dan Politisasi Lokal

Warga Desa Tanjungharjo menggelar acara Gumbregan yang ke empat kalinya, di Persawahan Sincim yang berangkat dari lapangan Desa, pada pukul 6:00 WIB .

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Arak-arakan Api Abadi HJB ke-349 Singgah di Trucuk Sebelum Puncak Acara di Kota
Beda dari Tahun Sebelumnya, Prosesi Pengambilan Api Abadi HJB ke-349 Lewati Rute Baru dan Libatkan Banyak Kecamatan
Peringati Hari Jadi Sumenep, Bupati Achmad Fauzi Serukan Semangat Gotong Royong
Diharapkan Jadi Daya Tarik Wisatawan, Pemkab Sumenep Dukung Penyelenggaraan Kharisma Event Nusantara
Pemkab Sumenep Dorong Festival Tani Ganding 2026 Jadi Percontohan Ivent Kecamatan
Bupati Sumenep Apreasiasi Tatorbangan Ritual Culture, Wujud Pelestarian Tradisi dan Kearifan Lokal
Rangkaian Hari Jadi Sumenep Ke-756, Pemkab Sumenep Gelad Haul Raja-Raja Se-Madura
Berhasil Rawat Budaya, PSHT Mendapat Penghargaan ‘Special Recognition Awards’ 

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB