Guna Mengobati Kerinduan Pada Kesenian, UKM Teater Fataria Gelar Pementasan

- Admin

Senin, 27 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Beragam cara terus dilakukan para pegiat seni untuk tetap eksis di masa pandemi covid-19, termasuk yang dilakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Fataria Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura.

UKM Teater Fataria berupaya melestarikan kesenian melalui suguhan pementasan teater yang digelar di Auditorium IAIN Madura, Minggu (26/9). Terdapat tiga pementasan yang digelar yaitu musik, tari, serta pementasan teater.

“Kegiatan ini dilakukan untuk mengobati kerinduan bagi para pelaku dan penikmat seni. Dimana, sebelumnya kegiatan-kegiatan seperti ini sempat tertunda dengan adanya PPKM atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dari pemerintah,” ujar Ketua UKM Teater Fataria Sitti Nurhotimah

Baca Juga:  Tidak Tau Akses Keluar Belum Jadi, Kendaraan Minibus Terguling Hingga Tiga Kali

Iink panggilan Sitti Nurhotimah menyebutkan, kegiatan ini digelar terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan. Selain luring, pergelaran pentas teater ini juga dikemas secara daring. Kata dia, hal itu dimaksudkan untuk mencegah penyebaran covid-19.

“Disini kita mengundang 2 orang perwakilan dari komunitas-komunit seni yang ada di Madura. Dan untuk temen-temen yang lain, yang ingin menonton juga, bisa melalui live streaming,” urainya

Salah satu penonton, Anggraini mengatakan, sudah semestinya pembatasan acara-acara pertunjukan di masa pandemi bisa dijadikan sesuatu untuk mendorong munculnya gelombang kreatifitas.

Baca Juga:  Dapat Hibah Kapal Ikan, Pengasuh Miftahul Ulum: Ini Sangat Besar Manfaatnya Bagi Kami

Tak hanya di Teater Fataria, melainkan juga para pegiat seni lainnya yang ada di wilayah Madura khususnya serta Indonesia pada umumnya.

“Saya sangat terhibur dengan pementasan yang dilakukan temen-temen Teater Fataria. Selain pementasan teater yang dikonsep komedi, musiknya juga hasil karya sendiri,” katanya

“Semoga kegiatan serupa untuk melestarikan kesenian ini terus dilakukan oleh para pegiat seni. Tak hanya di Pamekasan, namun seluruh wilayah yang ada di Indonesia,” tutupnya.

Berita Terkait

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro
Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru