Hindari Pemotor, Dua Mobil Adu Banteng di Jalan Makboel Sampang

- Admin

Rabu, 16 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Makboel, Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur pada Rabu (16/06/2021) sekitar pukul 20.30 WIB. Tiga kendaraan terlibat dalam kecelakaan ini.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun kontributor suarabangsa.co.id, kecelakaan tersebut melibatkan mobil Honda Jazz dengan nopol N 44 NK warna merah dan mobil Suzuki Ertiga berplat nomor W 1219 CU berwarna putih yang berjalan dari arah berlawanan.

Semula honda jazz itu melaju dari arah barat ke timur, sesampai dilokasi, ada pemotor yang melaju dengan kecepatan tinggi dan mencoba menyalip kendaraan suzuki ertiga berwarna putih tersebut yang membuat pengemudi honda jazz membanting stir hingga terjadi adu banteng.

Baca Juga:  Wujud Kepedulian, Humas dan Sat Binmas Polres Sampang Jenguk Wartawan yang Sedang Sakit

“Saya dari arah timur dan ada pemotor melaju agak kencang mendahului mobil saya, mungkin tidak melihat ada mobil yang dari barat sehingga terjadi tabrakan,” kata Andra Radika, penumpang Suzuki Ertiga yang mengaku dari Pademawu, Pamekasan.

Akibat kejadian itu, kata di, sepeda motor tersebut sempat terseret oleh mobil honda jazz sebelum terjadinya adu banteng.

“Kemungkinan pengemudi Jazz itu panik, sebab sepeda motor itu sempat terseret saat banting setir hingga menabrak mobil saya.” akunya.

Sementara itu, Anam salah seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi, menjelaskan jika salah satu penyebab kecelakaan yang terjadi di Jalan Makboel tersebut akibat minimnya penerangan jalan umum.

Baca Juga:  PBG di Bojonegoro Ruwet, Pemerintah Absen dari Kepastian

“Rumah saya dekat dengan lokasi kejadian itu. Memang kondisi jalan ketika malam cukup gelap. Saya rasa penerangan lampu di ruas jalan ini kurang,” ujar  Anam.

Menurut Anam, meskipun terjadinya lakalantas diakibatkan kecerobohan atau ketidak hati-hatian pengendara itu sendiri. Namun, lampu PJU berfungsi membantu pengendara untuk melihat kendaraan dari arah berlawanan.

“Jika kondisi jalan gelap, sangat berbahaya bagi pengendara dan pejalan kaki. Terlebih lagi, lokasi yang gelap dapat memancing seseorang untuk melakukan tindak kejahatan. Seperti merampok dan tindakan asusila,” tandas Anam.

Baca Juga:  Diciduk Satreskrim Polres Sampang, Begini Kronologis Perkara Mantan Kades Bancelok Jrengik

Akibat kecelakaan ini, para pengendara mengalami luka hingga dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Mohammad Zyn. Sementara dua mobil tersebut ringsek di bagian depan.

Hingga berita ini di publish, petugas Satlantas Polres Sampang masih belum ada yang bisa dikonfirmasi terkait peristiwa kecelakaan yang melibatkan tiga unit kendaraan itu.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru