Dua Balita di Ketapang Sampang Diduga Keracunan Wafer Kedaluwarsa

- Admin

Senin, 8 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Dua balita yang masih bersaudara di Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur dilaporkan keracunan makanan ringan kedaluwarsa. Akibatnya, keduanya dilarikan ke pusat layanan kesehatan pada Minggu (07/03/2021) kemarin.

Keluarga korban mengatakan, peristiwa keracunan itu terjadi diduga usai mengkonsumsi jajanan kemasan instan merek Nabati. Menurut dia, korban keracunan itu tiba-tiba sakit dan badannya lemas, hingga saat ini keduanya masih dalam perawatan medis.

“Kedua keponakan saya sekarang masih di infus, karena gara-gara salah makan wafer. Saat ini kondisinya masih belum pulih,” katanya, Senin (08/03/2021).

Baca Juga:  Gelar Buka Puasa Bersama, Momen DPC PPP Sampang Pererat Silaturrahmi Bersama Seluruh Kader

Usai kejadian ini, ia mengimbau kepada semua orang tua agar memperhatikan tanggal kedaluwarsa makanan yang dibeli atau dikonsumsi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Waspadalah kepada orang tua untuk memberi jajanan kepada anaknya, agar kejadian ini tidak terulang kembali, karena sangat berbahaya untuk kesehatan anak-anak,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru