Simak, Ini Sejumlah Program Bantuan Sosial Yang Disinyalir Akan Berakhir Desember 2020

- Admin

Minggu, 22 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Sejumlah program Bantuan Sosial (Bansos) dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, baik yang dari pemerintah pusat, provinsi dan juga pemerintah daerah yang disalurkan bagi sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Sampang, akan berakhir pada tahun 2020.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun suarabangsa.co.id, ada beberapa bantuan sosial yang dikabarkan akan berakhir pada tahun ini, diantaranya, Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementrian Sosial berupa uang tunai dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) perluasan yang berbentuk sembako.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Membuka Seminar Pencegahan Stunting

Kemudian Jaring Pengaman Sosial (JPS) baik dari pemerintah provinsi maupun daerah yang berbentuk sembako seharga Rp200 ribu.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Fakir Miskin dan Penanganan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Sampang M Nashrun mengatakan, bahwa segala bentuk bantuan sosial yang diberikan ditengah pandemi Covid-19, tahun ini akan berakhir.

Namun, hingga saat ini pihaknya masih belum menerima informasi resmi dari pemerintah pusat tentang kelanjutan bantuan sosial tersebut.

“Diperpanjang atau tidak kami belum tahu, karena sampai sekarang kami menunggu surat resminya. Sementara, kami mengacu surat dari Kementrian per bulan April tahun 2020, bansos berakhir tahun ini,” kata dia, dikonfirmasi via telepon selulernya, Minggu (22/11/2020).

Baca Juga:  Melalui Bupati, PSHT Cabang Jember Serahkan Bantuan 400 Juta Untuk Palestina

Lanjut dia, saat ini ada bantuan yang sudah dinyatakan rampung penyalurannya yaitu JPS Provinsi. Sementara, untuk bantuan yang lainnya masih dalam proses penyaluran dan di mungkinkan Desember tahun ini akan rampung.

Menurut dia, sejatinya segala bantuan yang diberikan terhadap masyarakat itu berfungsi untuk menormalkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

Walaupun demikian, dia menekankan jika pihaknya hanya sebagai penyalur bantuan tersebut, sedangkan untuk kebijakannya dari pemerintah.

“Kami hanya sebagai penyalur, untuk kebijakannya tergantung pemerintah pusat dan daerah,” urainya.

Baca Juga:  Kedapatan Bawa Sabu di Area SPBU Pakong Pamekasan, Pria Asal Sampang Ditangkap Polisi

Sekedar diketahui, data KPM di Kabupaten Sampang dari berbagai jenis Bansos diantaranya, BST Kemensos sebanyak 25.200 KPM, JPS Provinsi 20.000 KPM, JPS Daerah 29.360 KPM. Kemudian, BPNT tambahan akibat dampak pandemi Covid-19 sebanyak 16.727 KPM.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru