Total Kasus Positif Covid-19 di Sumenep 94 Orang, Salah Satunya Anak di Bawah Umur dan ASN

- Admin

Jumat, 3 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Humas Satgas Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Sumenep kembali umumkan bertambahnya kasus positif Covid-19 per 01 Juli 2020 sebanyak 21 kasus terkonfirmasi positif, sehingga total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumenep menjadi 94 orang.

Penambahan kasus positif Covid-19 menurut Ferdiansyah Tetrajaya, Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Sumenep, penambahan kasus positif saat ini adalah penambahan terbanyak selama ini.

“Kali ini penambahan terbanyak,” kata Ferdiansyah, Kamis (02/07) saat menggelar press conference.

Salah satunya pasien terkonfirmasi positif adalah seorang tenaga medis yang bekerja di Puskesmas Kecamatan Bluto, pasien tersebut menjadi pasien dengan nomor 74, seorang perempuan berusia 26 tahun berdomisili di Kecamatan Bluto.

Baca Juga:  Polemik Pembayaran Vendor JTB, PT Rekind Sebut Sudah Ada Pembayaran Tiap Bulan

“Tanggal 29 Juni di swab, dan 02 Juli 2020 hasil swabnya positif,” kata Ferdiansyah, Kamis (02/07).

Ditambah lagi seorang perempuan berusia 37 berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep, pasien dengan nomor 78 itu adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Bluto

Selain Nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19, seorang anak di bawah umur seorang laki-laki berusia 4 tahun berdomisili di Kecamatan Batuan, juga semakin menambah daftar anak di bawah umur yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Pasien tersebut adalah hasil tracing dari pasien nomor 49,” terangnya.

Baca Juga:  Cuci Motor, Seorang Pemuda di Robatal Sampang Hilang Tenggelam di Embung

Oleh sebab itu, pemerintah Kabupaten Sumenep selalu mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep, untuk terus mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan baik, hindari kerumunan, dan jangan berkerumun, selalu memakai masker, dan mencuci tangan dengan sabun.

“Dengan hal tersebut, kita yakini bahwa wabah ini masih ada, dan bisa mungkin menular kepada kita, maka tingkatkan kewaspadaan, dan jangan panik,” tutup Ferdiansyah.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru