Paramedis Terkonfirmasi Positif Covid-19, Sejumlah Puskesmas di Sampang Ditutup Sementara

- Admin

Jumat, 19 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Pelayanan kesehatan di sejumlah Puskesmas di Kabupaten Sampang kini ditutup untuk sementara waktu. Hal ini dilakukan lantaran ada beberapa tenaga kesehatan di kota Bahari yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun suarabangsa.co.id, Puskesmas yang ditutup sementara itu, yakni Puskesmas Omben, Puskesmas Robatal, Puskesmas Banyuates dan Puskesmas Tambelangan.

Ketua Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sampang, Agus Mulyadi membenarkan adanya penutupan di sejumlah Puskesmas karena sedang dilakukan pemilahan tenaga kesehatan, menyusul adanya temuan kasus positif Covid-19.

Baca Juga:  Ditreskrimsus Polda Jatim Ungkap Penyelundupan Benih Lobster

“Iya benar. Karena ada beberapa tenaga medis yang terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga pemerintah mengambil langkah penutupan pelayanan di puskesmas tersebut,” kata Agus, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (19/06/2020).

Menurutnya, keputusan untuk menutup layanan di sejumlah Puskesmas ini agar tenaga medis tidak menjadi carier atau penular bagi masyarakat yang datang untuk berobat.

“Kebijakan ini juga sebagai langkah antisipasi pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19,” ungkapnya.

Dijelaskannya, penutupan yang dilakukan selama 14 hari ke depan ini tentunya membuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat harus dialihkan ke Puskesmas lain. Pihak pemerintah sudah mengalihkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat ke sejumlah Puskesmas terdekat.

Baca Juga:  Polsek Wiyung Gerebek Judi Sabung Ayam, Tujuh Orang Diamankan

“Nanti pelayanan kesehatan untuk masyarakat akan dialihkan ke Puskesmas terdekat. Sebab, selama penutupan akan dilakukan sterilisasi untuk mencegah penyebaran virus Covid-19,” pungkasnya.

Agus mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sampang agar tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai yang dianjurkan oleh para medis dan mengikuti kebijakan pimpinan-pimpinan di kawasan masing-masing agar upaya penekanan laju penyebaran virus corona bisa maksimal.

Berita Terkait

National Hospital – Bank DBS Indonesia Berkolaborasi Berikan Layanan Kesehatan Premium
Pertama di Indonesia, National Hospital Surabaya Terapkan Adaptive DBS Berbasis AI untuk Parkinson
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Buntut Kasus Dugaan Malapraktik di RS Larasati, BPJS Kesehatan Pamekasan Akan Panggil Direktur
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru