Kehabisan Stok Oksigen, Pasien Kepulauan Arjasa Gagal Dirujuk ke RSUD Sumenep

- Admin

Kamis, 27 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Puskesmas Arjasa pulau Kangean Sumenep mulai dikeluhkan masyarakat, lantaran stok tabung oksigen di Puskesmas tersebut habis.

Kejadian tersebut diketahui saat warga setempat yang hendak akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moh. Anwar di Kabupaten Sumenep, Rabu (19/02).

Menurut Busari (33) warga Desa Kolo-Kolo Kecamatan Arjasa, ia adalah keluarga pasien yang hendak di rujuk saat itu, pihaknya mengaku terpaksa harus menyewa tabung oksigen ke bidan Desa Angkatan.

“Terpaksa kami harus nyewa,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tanah Dicaplok Oknum Pengusaha, Aliansi Darurat Agraria Datangi Pengadilan Negeri Sampang

Keterbatasan oksigen di Puskesmas Arjasa juga dibenarkan oleh salah satu pegawainya berinisial SL, stok oksigen menurutnya sudah habis bulan lalu.

“Sebagai alternatif kita menggunakan oksigen listrik,” katanya pada sejumlah awak media.

Ia menambahi bahwa untuk pasien yang harus akan dirujuk ke RSUD, pasien atas nama MA tersebut tidak diperbolehkan untuk menggunakan oksigen listrik.

“Kalau di kapal tidak boleh menggunakan oksigen listrik, harus menggunakan oksigen seperti biasanya,” imbuhnya.

Namun, Sementara itu terkait upaya Puskesmas Arjasa yang saat ini sudah kehabisan stok oksigen, sudah melakukan upaya permohonan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Dua Bus Santri Dari Jateng Diperiksa Tim Covid-19 Sumenep di Perbatasan

“Untuk besaran jumlah saya kurang tau pasti, karna itu keputusan pihak Dinkes, bukan Puskesmas,” terangnya.

Namun pihak Puskesmas Arjasa berharap agar penyediaan stok oksigen di kepulauan lebih dioptimalkan, mengingat giografi kepulauan berbeda dengan daratan.

“Kita harus nyebrang laut ketika kekurangan oksigen, apalagi dalam cuaca seperti sekarang ini yang tidak bisa diprediksi, makanya saya harap kepada pihak terkait untuk stok ogsigen di daerah kepulauan lebih di perbanyak,” pungkasnya.

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB