Pendapatan Daerah Tembus 110%, Bupati Bojonegoro Ajukan 5 Raperda Strategis untuk Perkuat SDM dan Kawasan

- Admin

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mencatatkan performa fiskal gemilang pada tahun anggaran 2025.

Dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro yang digelar Rabu (11/03), Bupati H. Setyo Wahono memaparkan realisasi pendapatan daerah yang mencapai Rp6,46 triliun, atau melampaui target sebesar 110,40%.

Capaian positif ini menjadi modal kuat bagi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk mengajukan lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) baru guna mengakselerasi pembangunan SDM dan penataan infrastruktur daerah.

Dalam nota penjelasannya, Bupati H. Setyo Wahono menekankan bahwa regulasi yang disusun harus berjalan beriringan dengan komitmen anggaran yang tepat sasaran.

“Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ketersediaan dan kualitas SDM serta optimalisasi penataan kawasan adalah prioritas kita. Namun, diperlukan pemahaman strategi yang tercermin melalui anggaran,” tegas Bupati Setyo Wahono di hadapan pimpinan dan anggota DPRD.

Baca Juga:  Rumah Zakat dan FPRB Berkolaborasi Kurangi Kekeringan dan Banjir di Pamekasan

Dalam pemaparan Bupati Setyo Wahono , realisasi pendapatan tahun 2025 sebesar Rp6.462.135.661.580,83 menunjukkan tren peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka Rp5,72 triliun.

Kemandirian fiskal daerah terlihat dari lonjakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menyentuh angka Rp1,14 triliun.

Sektor Retribusi Daerah menjadi kontributor pertumbuhan paling tajam dengan realisasi Rp635,4 miliar, naik signifikan dari posisi Rp421,2 miliar pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, Pendapatan Transfer dari Pusat juga mengalami penguatan menjadi Rp5,17 triliun.

Realisasi Belanja dan Fokus 5 Raperda
Dari sisi belanja, Pemkab Bojonegoro berhasil merealisasikan anggaran sebesar Rp6,40 triliun (81,36%) dari pagu sebesar Rp7,87 triliun.
Anggaran ini mencakup belanja operasi, belanja modal untuk infrastruktur, hingga bantuan transfer daerah.

Baca Juga:  Honda Jazz Adu Banteng dengan Pick Up di Sampang, Delapan Orang Dilarikan ke Puskesmas Camplong

Sejalan dengan serapan anggaran tersebut, Bupati mengajukan lima Raperda sebagai payung hukum baru, yakni,

Raperda Kabupaten Layak Anak (KLA) dan Perlindungan PPA, Fokus pada perlindungan sosial dan penguatan kualitas Sumber Daya Manusia(SDM).

Raperda RIPPARKAB 2026-2040, Dokumen induk penataan kawasan wisata jangka panjang.

Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah, Penataan aset daerah agar lebih akuntabel dan produktif.

Raperda Pencabutan Perda Desa (No. 9/2010),Sinkronisasi aturan desa dengan regulasi nasional terbaru.

Penyampaian laporan dan Raperda ini telah mengacu pada pedoman teknis Permendagri Nomor 19 Tahun 2024, yang mewajibkan penggunaan sistem informasi terintegrasi (SILPPD) dan reviu ketat oleh APIP untuk menjamin transparansi pemerintahan.

Baca Juga:  Kasus Bocah Tewas Tenggelam di Sampang Water Park Tak Kunjung Gelar Perkara, Polisi: Prosesnya Masih Berjalan

Bupati berharap dengan performa pendapatan yang melampaui target, pembahasan lima Raperda ini dapat segera diselesaikan oleh legislatif agar program pembangunan di sektor pariwisata, perlindungan anak, dan tata kelola aset dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh warga Bojonegoro.

Catatan Redaksi Redaksi:
Realisasi Pendapatan di 2025: Rp6,46 Triliun (110,40% dari target).
Kenaikan PAD, Rp 1, 14 Triliun (Naik dari Rp944 Miliar di 2024).
Realisasi Belanja, Rp6,40 Triliun (81,36% dari pagu).

Penyampaian Nota Penjelasan 5 Raperda (Desa, Aset, Pariwisata, PPA, dan KLA),berjalan baik dan tanpa ada kendala.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:16 WIB

Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:55 WIB

Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan

Berita Terbaru