Remaja Berumur 13 Tahun Tenggelam di Embung Desa Kedungadem Bojonegoro

- Admin

Sabtu, 10 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Sabtu siang (10/1) yang tenang di Desa Tumbrasanom berubah menjadi duka. AHB, seorang remaja berusia 13 tahun asal Desa Kedungadem, Bojonegoro menghembuskan napas terakhirnya setelah tenggelam di embung desa setempat.

Tragedi ini menjadi luka mendalam bagi keluarga, sekaligus alarm keras bagi kita semua tentang bahaya tersembunyi di balik perairan terbuka.

Niat hati ingin menghalau panas dengan berenang bersama dua temannya, AHB tak menyangka sore itu akan menjadi aktivitas terakhirnya.

Sekitar pukul 14.10 WIB, saat sedang asyik bermain air, AHB diduga mengalami kelelahan hebat.

Baca Juga:  11 Raperda Tahun 2023 Ditetapkan DPRD Bojonegoro, Ini Rinciannya

Dalam hitungan detik, tubuhnya menghilang dari permukaan air, Panik melihat temannya tak kunjung muncul, kedua rekan korban berteriak histeris meminta tolong.

Warga yang mendengar teriakan itu langsung berhamburan menuju embung dan melakukan pencarian manual.

Setelah 20 menit yang mencekam, tepat pukul 14.30 WIB, tubuh remaja malang tersebut ditemukan di dasar embung, namun takdir berkata lain ia sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Langkah Nyata Setelah Tragedi,
Tim BPBD Bojonegoro yang tiba di lokasi sore itu tidak hanya melakukan asesmen, tetapi juga memberikan pendampingan psikologis dan bantuan sembako kepada keluarga korban. Upaya ini merupakan bentuk kepedulian di tengah duka yang menghimpit.

Baca Juga:  Pastikan Stok Beras Aman TPID Pemkab Bojonegoro Datangi Pusat Penggilingan Padi

Kini, jenazah AHB telah dimakamkan. Namun, pesan dari tragedi ini Jangan biarkan anak-anak kita mendekati perairan terbuka tanpa pengawasan.

Kehilangan anak adalah duka yang tak terperikan. Mari kita jaga buah hati kita lebih ketat lagi. Jangan biarkan keceriaan bermain mereka berakhir di tempat yang salah.

“Keselamatan anak adalah investasi waktu kita. Pastikan mereka tetap dalam jangkauan pandangan,” pesan anggota BPBD Bojonegoro.

Catatan Redaksi:Embung Bukan Kolam Renang, Secara visual, air embung mungkin terlihat tenang, namun dasarnya seringkali berlumpur dan kedalamannya tidak merata. Lumpur ini bisa menjebak kaki perenang yang sudah kelelahan.

Baca Juga:  Mobil Water Canon Polres Sampang Ikut Bantu Padamkan Api yang Membakar Gudang Rongsok

Fisik Anak yang Terbatas, Anak-anak seringkali tidak sadar ketika tubuh mereka sudah mencapai batas lelah. Saat kelelahan di air dalam, otot bisa mengalami kram mendadak yang memicu kepanikan.

Pentingnya Pengawasan di Waktu Luang,Saat libur sekolah atau waktu luang, anak-anak cenderung mencari petualangan di luar rumah. Tanpa pengawasan orang dewasa, rasa ingin tahu mereka bisa membawa mereka ke lokasi yang berisiko tinggi.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB