Warga Binaan Lapas Banyuwangi Dilatih Menjadi Pendakwah

- Admin

Rabu, 19 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, SUARABANGSA.co.id – Warga Binaan Lapas Banyuwangi Jawa Timur kini diajari dan dilatih untuk menjadi seorang pendakwah.

Hal itu merupakan salah satu program kegiatan dari pembinaan berbasis pondok pesantren yang ada di Lapas Banyuwangi.

Pembinaan berbasis pondok pesantren menjadi salah satu program pembinaan unggulan yang terus dikembangkan oleh Lapas Banyuwangi. Hal itu diungkapkan langsung oleh Kalapas Banywangi Wahyu Indarto pada Rabo (19/7/2023 ).

Wahyu menyebut, pembinaan pondok pesantren at-taubah telah berjalan efektif kurang lebih dua tahun terakhir, yang salah satu programnya memberikan pelatihan kepada para santri untuk menjadi pendakwah.

Baca Juga:  Berikan Rasa Aman Terhadap Pengunjung Wisata Camplong Sampang, Ini yang Dilakukan Personil Pos Pam

“Kami wajibkan seluruh santri untuk saling belajar dan berbagi pengetahuan, sehingga masing-masing dari mereka memiliki ilmu yang bermanfaat dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wahyu.

Praktik dakwah dilaksanakan dengan rutin selepas sholat zuhur berjamaah di Masjid At-Taqwa Lapas Banyuwangi yang dilakukan secara bergantian oleh para santri setiap harinya.

Wahyu melanjutkan bahwa pembinaan tersebut bertujuan untuk menambah ilmu dan wawasan keagamaan bagi warga binaan, serta dapat menyampaikan dengan baik kepada lingkungan sekitarnya meskipun hanya dalam ruang lingkup keluarga.

Baca Juga:  Lagi, Seorang Pria di Bondowoso Gondol Barang Berharga Milik Masjid

“Ilmu yang bermanfaat tentu harus disebarkan, oleh karena itu melalui pelatihan berdakwah ini diharapkan mereka mampu untuk menyebarkan ilmu yang bermanfaat tersebut kepada orang lain yang berada di sekitarnya,” imbuhnya.

Untuk menjadi seorang pendakwah, para santri selain dibimbing oleh petugas Lapas juga dibimbing oleh pihak eksternal, diantaranya dari kantor Kemenag setempat dan beberapa pondok pesantren yang ada di Banyuwangi.

“Para santri juga belajar secara mandiri melalui bahan bacaan yang telah kami sediakan di perpustakaan dan saling bertukar informasi antar santri,” urainya.

Baca Juga:  Mau Ke TN Alas Purwo, Laksda TNI Hutabarat Mampir Ke Pendopo Semar Nusantara Banyuwangi

Sampai saat ini, santri pondok pesantren at-taubah Lapas Banyuwangi berjumlah sekitar 200 orang. Kegiatan pembinaan yang diikuti oleh para santri sangat beragam, mulai dari belajar membaca Al-Qur’an melalui metode yanbu’a, pelatihan qira’ah, hingga meperdalam ilmu tauhid dan fiqih.

“Kami terus mendorong agar warga binaan dapat mengikuti pembinaan berbasis pondok pesantren tersebut, karena kami menginginkan adanya perubahan perilaku kearah yang lebih baik, sehingga meskipun mereka masuk sebagai napi dapat bebas dengan menjadi santri,” pungkasnya.

Berita Terkait

KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun
Absen Undangan Kapolres, SMSI Sumenep Tegaskan Bukan Bagian Aksi Boikot

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru