Meski Ada Bocah Tewas Tenggelam, Kolam Renang Sampang Water Park Tak Dipasangi Police Line

- Admin

Minggu, 2 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Pihak manajemen kolam renang Sampang Water Park (SWP) yang berada di Jalan Pahlawan, Kelurahan Rong Tengah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, masih membuka usahanya.

Padahal, di kolam renang itu baru saja terjadi insiden yang menyedihkan. Di mana ada seorang bocah berinisial RS berusia 4 tahun yang ditemukan tewas tenggelam di kolam kedalaman 1,5 meter tersebut.

Peristiwa naas itu terjadi saat korban bersama beberapa keluarganya tiba di SWP sekitar pukul 14.00 WIB untuk berlibur pasca Hari Raya Idul Adha pada Jumat (30/06/2023) kemarin.

Baca Juga:  Tanaman Hias di Jantung Kota Sumenep Kering, DPRKP dan Cipta Karya Abai?

Pantauan kontributor suarabangsa.co.id, pasca terjadinya tragedi naas tersebut, hingga Minggu (02/07/2023) tak ada police line atau garis polisi yang terpasang di lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Padahal, police line merupakan perlengkapan wajib untuk menjaga TKP tidak berubah. Sebab, kondisi TKP yang utuh merupakan modal awal bagi penyidik untuk memulai penyelidikan dan penyidikan.

“Tewasnya bocah ini merupakan peristiwa yang sudah sepatutnya pihak terkait turun tangan untuk mengusut siapa yang bertanggungjawab,” kata Ketua Aliansi Masyarakat Pecinta Keadilan (AMPK) Abdul Azis Agus Priyanto.

Pria yang akrab disapa Aziz Totok itu merasa janggal dengan tidak terpasangnya garis polisi di lokasi tenggelamnya bocah asal Pamekasan itu.

Baca Juga:  Tingkatkan Layanan, RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Launching Rawat Jalan Eksekutif

“Saya berharap kepada Reskrim agar bisa membuka akses informasi seluas-luasnya terkait penanganan proses lidik maupun sidik,” imbuhnya.

Sebab, kata Aziz, kejadian ini menjadi perhatian publik dan juga para pegiat karena menyangkut nyawa seseorang, ada konsekuensi hukum antara pengunjung selaku konsumen dengan pengelola SWP yang memiliki tanggung jawab atas keselamatan pengunjung selama dilokasi.

“Jika pengelola diduga tidak menjalankan SOP sebagaimana mestinya, maka tidaklah perlu ragu lagi bagi penyidik untuk memberlakukan Undang-Undang Perlindungan Konsumen,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, korban yang datang bersama saudaranya. Setiba di lokasi, mereka berenang di kolam renang khusus anak-anak.

Baca Juga:  Dukung Geliat Produksi UMKM, Bank Sampang Gelar Bazar Takjil Ramadhan

Kemudian, korban istirahat sejenak sembari menikmati mie instan di area SWP.

Namun, berselang berapa menit kemudian, korban sudah ditemukan tenggelam di area kolam yang lebih dalam.

Sementara itu, General Manager Wisata SWP saat dikonfirmasi belum memberikan respon sehingga upaya konfirmasi terus dilakukan.

Sama halnya dengan Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Sukaca, dihubungi melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp juga tidak ada tanggapan.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Polda Jatim Ungkap Sindikat Penipuan Emas Online, Korban Rugi Rp 3,7 Miliar
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Lima Terdakwa Kasus Korupsi BSPS di Sumenep Hadapi Replik dan Vonis Awal Agustus
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru