Produksi Sampah di Kabupaten Bondowoso Capai 60 Ton Perhari

- Admin

Kamis, 17 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Tingkat produksi sampah di Kabupaten Bondowoso cukup tinggi hingga mencapai 60 ton sampah perhari. Sampah tersebut disebabkan dari pemukiman rumah tangga dan pasar.

Mengenai ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso mengadakan program Sampah Pemukiman Bersih Sehat (Sapu Berse) di Pendopo Bupati, Kemarin Senin (14/2/2022).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bondowoso, Aris Agung Sungkowo.

Aris mengatakan, tingkat produksi sampah tersebut diakibatkan oleh pemukiman rumah tangga dan pasar.

“Hal ini terjadi akibat pemukiman rumah tangga dan pasar yang setiap hari menimbulkan sampah,” ujarnya kepada Jurnalis Suarabangsa.co.id, Kamis (17/2/2022).

Baca Juga:  Perahu Dua Wisatawan Dari Gili Labak Ini Terombang Ambing di Tengah Laut

Lebih lanjut, Aris menyampaikan, dari 60 ton sampah terdiri dari 40 persen sampah plastik dan 60 persen sampah organik.

“Sampah tersebut terdiri dari 40 persen sampah plastik dan sisanya sampah organik,” imbuhnya.

Dia menambahkan, untuk produksi sampah terbesar di Kabupaten Bondowoso berada di Kecamatan Kota.

“Sampah terbanyak saat ini di Kecamatan Kota karena banyaknya pemukiman dari perumahan yang ada,” tuturnya.

Sebagai solusi, pihaknya mengatakan diadakan pemilahan sampah yang bisa didaur ulang dan dijual dari lingkungan rumah tangga sebelum dibuang ke TPS, sehingga saat sampah dibuang ke TPS sudah benar-benar sampah yang tidak bisa di daur ulang.

Baca Juga:  Tanpa Sanksi Tegas, Larangan Penggunaan Elpiji 3 Kg di Sampang Disebut Tak Akan Berjalan Efektif

“Sebelum sampah di buang ke TPS dipilah terlebih dahulu oleh lingkungan rumah tangga supaya bisa di daur ulang,” ungkapnya.

Sementara, untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sendiri masih bisa menampung sampah hingga sepuluh tahun ke depan.

“TPA masih mampu menampung sampah untuk sepuluh tahun ke depan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru