Target Lebih Banyak Perolehan, Baznas Probolinggo Beri Perhatian Kaum Dhuafa

- Admin

Kamis, 21 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Hasil pengumpulan Zakat, Infaq dan Shodakoh (ZIS) yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo hingga Selasa (19/10/2021) mencapai Rp 3.610.854.081. Terdiri dari zakat sebesar Rp 3.349.994.767 dan infaq sebesar Rp 260.859.314.

Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp 2.899.705.000 sudah didistribusikan kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo yang tidak mampu. Terdiri dari zakat sebesar Rp 2.688.705.000 dan infaq sebesar Rp 211.000.000.

“Kalau jumlah perolehannya sudah cukup lumayan, tetapi tentunya kita sampai di sini saja. Sebab kita juga mengharapkan perolehannya banyak yang muaranya adalah untuk orang-orang kaum dhuafa,” kata Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzamil.

Baca Juga:  Pemkab Probolinggo Rencanakan Pilkades Empat Desa Dimulai Akhir Tahun

Jika melihat SIMBA (Sistem Manajemen Informasi Baznas) jelas Muzamil, untuk perolehan zakat se-Jawa Timur Kabupaten Probolinggo masuk 7 (tujuh) besar. Sementara untuk pendistribusiannya masuk paling bagus.

Sebab antara pengumpulan dan pendistribusiannya itu seimbang. Karena dari total hasil pengumpulan itu, 80% sudah didistribusikan kepada warga kaum dhuafa. Sementara 20% itu buat jaga-jaga khawatir ada sesuatu yang tidak terduga.

“Sebab jika semua dihabiskan, jika nanti ada sebuah problem yang tidak terduga, maka Baznas akan kesulitan. Maka diadakan saving 20% untuk cadangan. Alhamdulillah, anak-anak sekretariat itu istiqomah dalam memasukkan data baik pengumpulan maupun pendistribusiannya di SIMBA,” jelasnya.

Baca Juga:  Ibu dan Anak di Sampang Ucap Syahadat, Ungkap Sudah Lama Ingin Masuk Agama Islam

Muzamil menjelaskan yang menjadi kendala kurang maksimalnya perolehan pengumpulan zakat karena semuanya membayar zakat, tetapi nilainya tidak memenuhi target. Memang ada kebijakan untuk zakatnya diambil hanya Rp 50.000. Karena khawatir mereka mempunyai kebiasaan memberikan kepada tetangganya yang kurang mampu.

“Kalau potensinya sangat besar sekali. Jika kita ambil rata-rata 4.000 orang ASN saja dikalikan Rp 50.000 maka akan ketemu sebesar Rp 200.000.000. Sisanya itu infaq secara sukarela. Kalau zakat ini merupakan suatu kewajiban dari muzakki yang mempunyai penghasilan yang memenui syarat,” tegasnya.

Baca Juga:  Ratusan Pengurus Ranting SH Terate se-Bojonegoro Dilantik, Begini Komentar Ketua Cabang PSHT Bojonegoro

Demi meningkatkan perolehan tersebut tambah Muzamil, pihaknya memaksimalkan keberadaan UPZ yang ada di masing-masing OPD. Hanya saja keberadaan UPZ ini masih belum maksimal.

Selain itu Baznas juga rutin melakukan silaturahim secara bergantian untuk memberikan pemahaman tentang kewajiban membayar zakat di Baznas.

“Kalau programnya sudah cukup bagus. Sekarang kaum dhuafa di Kabupaten Probolinggo bisa langsung datang ke Banzas. Jika dilihat dan memenuhi syarat maka kami langsung merealisasikannya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB