Masuk PPKM Level 2, Pemkab Sampang Bakal Terapkan Aturan Sesuai Arahan Pusat

- Admin

Rabu, 11 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Menindaklanjuti adanya perpanjangan PPKM Level 4, 3 dan 2 hingga 16 Agustus 2021 mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura, Jawa Timur akan menerapkan PPKM Level 2.

Sebelumnya, wilayah Kota Bahari itu termasuk kriteria PPKM Level 3, penurunan level tersebut tertuang dalam Inmendagri 30/2021 tentang PPKM Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang, Harunur Rasyid menyebutkan, dalam penerapan PPKM Level 2 ini akan tetap disesuaikan dengan keputusan Inmendagri nomor 30 sebagaimana dari teknis aturan PPKM tersebut.

Baca Juga:  Beredar Kabar Warga Ketapang Sampang Tewas Usai Ditangkap Polisi

“Yang jelas Pemkab akan tetap mengikuti dan mempedomani Instruksi Menteri Dalam Negeri. Jadi, tetap ada pengetatan, kita tidak boleh lengah, karena kalau ngak salah Sampang masih zona Oranye,” ujarnya dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, Rabu (11/08/2021).

“Semua aturan terkait PPKM level 2 ini, kami tetap mengutip utuh apa yang diatur oleh pemerintah pusat. Jadi, tidak ada kebijakan apapun dari pemerintah daerah, acuannya tetap Inmendagri 30/2021,” imbuhnya.

Dalam Inmendagri Nomor 30 Tahun 2021, disebutkan bahwa daerah dengan kriteria level 2, ada sedikit pelonggaran aturan kepada masyarakat. Salah satu contoh, pedagang boleh beroperasi hingga pukul 21.00 yang sebelumnya hanya sampai pukul 20.00 waktu setempat.

Baca Juga:  Ibu dan Anak di Sampang Ucap Syahadat, Ungkap Sudah Lama Ingin Masuk Agama Islam

“Kalau untuk acara pernikahan masih diperbolehkan, tetapi masih ada batasan. Misalnya, tamu undangan maksimal 50 orang dan tidak boleh menyelenggarakan makan-makan di tempat,” ucapnya.

Ia mengingatkan agar masyarakat harus waspada dan tidak lengah dengan kondisi ini. Menaati protokol kesehatan masih menjadi kunci utama agar Kabupaten Sampang segera terbebas dari pandemi Covid-19.

“Tentunya kita berharap kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada, hati-hati serta menggunakan masker dan menerapkan prokes dalam aktivitas sehari-hari,” kata dia.

Warga pun juga diminta tidak takut apalagi enggan untuk divaksin Covid-19. Vaksin, menurutnya, adalah salah satu wujud ikhtiar pemerintah untuk menjaga kesehatan masyarakat agar terhindari dari Covid-19.

Baca Juga:  Ketemu Masyarakat, Ketua Banggar DPR RI Minta Semangat Gotong Royong Dihidupkan

“Masyarakat tidak perlu takut dan ragu dengan vaksinasi pencegahan Covid-19. Ayo ikut vaksin, ini sangat penting demi keselamatan kita bersama,” tandasnya.

Kendati sudah divaksin, masyarakat tetap harus menaati protokol kesehatan secara disiplin. Salah satunya, disiplin mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Berita Terkait

National Hospital – Bank DBS Indonesia Berkolaborasi Berikan Layanan Kesehatan Premium
Pertama di Indonesia, National Hospital Surabaya Terapkan Adaptive DBS Berbasis AI untuk Parkinson
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Buntut Kasus Dugaan Malapraktik di RS Larasati, BPJS Kesehatan Pamekasan Akan Panggil Direktur
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru