Kasus Dugaan Video ‘Mesum’ Mirip Oknum Anggota Dewan, Ketua BK DPRD Sumenep Sebut Harus Hati-hati

- Admin

Rabu, 2 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Kasus dugaan video ‘mesum’ mirip oknum anggota legislatif hingga saat ini belum menemui titik terang.

Ketua Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, H. Samioeddin menyabut kasus dugaan video ‘mesum’ mirip oknum anggota legislatif setempat merupakan kasus luar biasa. Ia menyebut kasus itu beda dengan kasus-kasus lain di DPRD Sumenep.

“Ini kasus yang memang luar biasa,” kata Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut saat dihubungi media melalui sambungan telephone-nya beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  IPNU IPPNU Batang-Batang Dilantik

Untuk itu, dia mengatakan, BK DPRD Sumenep hati-hati dalam melangkah dan mengambil sikap. Termasuk dalam menyelidiki bukti-bukti yang kini dimiliki BK DPRD kabupaten berlambang kuda terbang.

“Jadi sampai saat ini saya dalam proses penyelidikan bukti-bukti. Karena harus hati-hati,” tambah Legislator asal Kecamatan Gapura, Sumenep tersebut.

Sikap kehati-hatian ini, kata dia karena kasua tersebut berkaitan dengan aib seseorang. Untuk itu ia tidak ingin salah dalam melangkah karena dapat berakibat tidak baik terhadap orang yang diduga sebagai pelaku.

Baca Juga:  MWC NU Guluk-guluk Gelar Aksi Bagi-bagi Masker

“Kalau saya salah melangkah, yang pertama itu aib seseorang, terus aib keluarganya, kalau punya anak, ya aib keluarga besarnya lah,” tambahnya.

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Peduli Sumenep (GPPS) mendesak BK DPRD Sumenep segera menuntaskan kasus tersebut. GPPS menilai tidak ada alasan bagi BK untuk tidak memproses, karena BK disebut sudah memiliki alat bukti sejak sebulan lalu.

“Bukti itu sudah ada di tangan BK sudah sejak sebulan lalu,” kata Ketua GPPS, Ardiyanta Alzi Candra Kusumada kepada media ini beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Hasil Rekapitulasi Manual KPU Sumenep, Fauzi-Eva Unggul 3,8 Persen

Ardi mengatakan, jika BK tidak segera menuntaskan kasus tersebut, maka jangan menyalahkan masyarakat jika timbul asumsi liar dari masyarakat. Ardi juga mengatakan, legislatif jangan menyalahkan masyarakat jika kepercayaan masyarakat terhadap mereka semakin anjlok. (*)

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru