Puluhan Tahun Tak Tersentuh Perbaikan Pemerintah, Warga di Sampang Ini Rindukan Jalan Mulus

- Admin

Rabu, 8 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Harapan warga Dusun Ragung Laok 1, Desa Karang Anyar, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, untuk dapat memiliki jalan yang mulus hingga kini masih sebatas harapan dan angan-angan.

Pasalnya, jalan penghubung antar dua kecamatan di wilayah tersebut, yakni Kecamatan Sokobanah dan Kecamatan Ketapang dibiarkan rusak bertahun-tahun tanpa ada perbaikan dari dinas terkait, meski sudah beberapa kali berganti bupati.

Informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, akibat kerusakan jalan yang merupakan milik pemkab Sampang ini aktivitas warga terganggu terutama saat musim hujan.

Baca Juga:  Lembaga Falakiyah PCNU Sampang Sebut Hilal di Bawah Ufuk, Lebaran 2025 Berpotensi Serentak

“Dulu kalau tidak salah pernah dibangun saat pemerintahan Presiden Soeharto, dan hingga saat ini jalan tidak dibangun lagi,” kata Abdurrasyid, salah seorang warga Desa Karang Anyar, Rabu (08/12/2021).

Rasyid mengatakan, hampir sepanjang 10 kilometer, jalan itu rusak berat. Dengan kondisi seperti itu, kata dia, warga yang melintas harus hati-hati. Apalagi sekarang sudah datang musim hujan, sangat licin dan membahayakan pengguna jalan.

“Jalan ini sudah hampir 40 tahun rusak tak pernah diperbaiki. Apalagi di aspal, jalan rusak ini oleh dinas terkait pun tak pernah dibangun,” ungkapnya.

Baca Juga:  Truk Pengangkut Pakan Ternak Tabrakan di Nganjuk

Ia mengaku sangat merindukan program pemerintah untuk perbaikan jalan. Terlebih jalan itu jika diperbaiki maka yang akan merasakan dampaknya adalah warga sekitar, seperti warga Desa Tobai Tengah, Tobai Timur dan Tobai Barat.

“Kami sudah menyampaikan pada pemerintah desa dan mewanti-wanti melalui Musrenbangcam setiap tahun, namun hingga saat ini tidak ada hasilnya,” sesalnya.

Rasyid meminta pemerintah daerah dapat melihat kondisi masyarakat di wilayah tersebut yang sudah bertahun-tahun merasa tidak diperhatikan. Ia juga berharap pemerintah bisa segera melakukan perbaikan jalan di wilayahnya.

Baca Juga:  Ular Kobra Sembunyi di Dapur Rumah Warga, Damkar Sampang Bantu Evakuasi

“Wajar jika kami bermimpi memiliki jalan yang mulus dan beraspal agar kami mudah dalam beraktivitas. Apalagi Indonesia telah 76 tahun merdeka,” cetusnya.

Menurut dia, warga juga berharap Bupati Sampang H Slamet Junaidi dapat membantu untuk mengabulkan perbaikan jalan yang luput dari perbaikan maupun pembangun itu.

“Kami harap pak Bupati untuk serius menyikapi kondisi ini, sehingga masyarakat bisa menikmati program peningkatan infrastruktur yang digagas oleh pak bupati,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru