Film ‘Guru Tugas’ Madura Bikin Geger, Polda Jatim Turun Tangan

- Admin

Rabu, 8 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Film pendek berbahasa Madura dengan judul Guru Tugas, trending di YouTube. Kini polisi turun tangan karena tontonan berseri itu dikecam publik.

Kabidhumas Polda Jatim Kombes Dirmanto dalam keterangan pers mengatakan, tim dari Subdit V Siber Ditreskrimsus mengambil sejumlah langkah paska film besutan Akeloy Production itu menuai reaksi keras dari masyarakat.

“Baik itu dari NU Madura Raya. Dan dari Dai Madura, dan kiai dari Madura yang tergabung dalam AUMA,” ujar Dirmanto, Rabu, 8 Mei 2024.

Baca Juga:  MA Al Karimiyah Keluar Sebagai Juara II pada Ajang Lomba PIK-R se-Kabupaten Sumenep

Polisi dikatakannya, telah memeriksa tiga orang. Ketiganya adalah Y, sebagai pemilik akun YouTube Akeloy Production. Kemudian A dan S, sama-sama sebagai pemeran dalam film tersebut.

Kendati telah memeriksa pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab dalam pembuatan film kontroversi tersebut. Dirmanto menegaskan bahwa ketiganya hingga saat ini masih berstatus sebagai terperiksa.

“Sekarang masih terperiksa ya, masih [menjalani] pemeriksaan ya. Belum mengarah kepada tersangka,” tegasnya.

Selain memeriksanya, polisi juga tengah berupaya mengumpulkan barang bukti untuk membantu dalam penanganan perkara ini.

Baca Juga:  Kejar Target Idul Fitri Kelar, Pemerintah Kecamatan Camplong Sampang Bakal Kebut Penyaluran BLT-DD

Lalu dalam waktu dekat kata Dirmanto, polisi akan meminta keterangan para saksi ahli. Baik itu ahli pidana, ahli agama, maupun pakar ITE untuk menemukan ada tidaknya unsur pidana.

“Masih di dalami atas pasal yang dipersangkakan pada yang bersangkutan. Tapi ini ada unsur SARA dan Undang-undang ITE, nanti kemungkinan akan kami terapkan disini,” tandasnya.

Diketahui, Film Guru Tugas yang tayang di platform YouTube dikecam pubrik. Masyarakat menilai film tersebut merugikan dan merendahkan pesantren lantaran menyajikan cerita serta adegan yang kurang pantas.

Baca Juga:  Kesadaran Jaga Kebersihan Masih Minim, Sampah Kertas Berserakan di Lampu Merah Barisan Sampang

Film itu diangkat dari kisah nyata tentang seorang guru tugas alias guru pengabdian dari sebuah pesantren yang ditugaskan di lembaga pendidikan tertentu.

Dalam film tersebut diceritakan, seorang guru tugas bernama ustaz Supri menyukai salah seorang murid bernama Aini. Lantas dia tak bisa mengendalikan diri dan melakukan hal tak senonoh kepada muridnya itu.

Penulis : Muji

Editor : Putri

Berita Terkait

Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru