Pembangunan KIHT Dapat Sambutan Hangat dari Warga

- Admin

Kamis, 16 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Rencana Pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Pamekasan, mendapat dukungan dari Warga Kecamatan Pakong, salah satunya warga asal Desa Lebbek, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan Madura, Jawa Timur, Kamis (16/9/2021).

Pembangunan KIHT Pamekasan diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satunya yakni hasil budidaya tanam tembakau.

“Yang paling berkesan dari sosialisasi ini adalah soal pembangunan KIHT. Itu sangat terbukti dan mendorong terutama untuk wadah-wadah khususnya industri rokok yang ada di Pamekasan,” kata Ainurrahman usai mengikuti kegiatan sosialisasi Ketentuan Peraturan Perundang-undangan Bidang Cukai, di Balai Desa Klompang Barat, Kecamatan Pakong, Pamekasan Madura, Jawa Timur.

Baca Juga:  26 Desa Tidak Mendapat MosiDes, Inspektorat Bojonegoro: Ada Mekanisme yang Harus Diperbaiki

Menurut Ainur, pembangunan KIHT juga dinilai dapat menunjang kebutuhan-kebutuhan para pelaku industri rokok, termasuk diantaranya dari perijinan, fasilitas pembuatan pita cukai rokok dan kebutuhan lainnya.

“Harapan saya nantinya, pembangunan KIHT ini juga bisa mendorong dan membangkitkan ekonomi-ekonomi lainnya di masyarakat nantinya,” paparnya.

Terpisah, Penyuluh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Maria Arisanti menjelaskan, bahwa rencana pembangunan KIHT yang di prakarsai Pemkab melalui Disperindag sudah selesai uji kelayakan.

Kata dia, untuk tahap perencanaan, BID kemudian pembangunan fisik dan yang lainnya kata Maria masih dalam proses yang ditargetkan akhir tahun 2021 ini selesai.

Baca Juga:  Sejumlah Kapolres dan PJU Polda Jatim Dimutasi

“Untuk pembangunan KIHT di Kabupaten Pamekasan, kajian atau studi kelayakannya sudah dinilai sangat layak. Sementara untuk tahapan lainnya masih dalam proses,” pungkasnya. (Adv)

Berita Terkait

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru