Salut, Bocah 12 Tahun di Sampang Ini Sendirian Rawat Kakek dan Kakaknya yang Lumpuh

- Admin

Sabtu, 28 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id —  Rizal Saputra masih berusia 12 tahun. Namun, dia tak seperti anak-anak lain pada umumnya yang menghabiskan waktu untuk bermain dan belajar. Ia mendedikasikan masa kecilnya untuk menjaga kakek dan kakaknya yang mengalami lumpuh.

Bocah yang akrab disapa Rizal ini tinggal di rumah kakeknya yang sederhana di Desa Angsokah, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. Di rumah ini, bocah berusia 12 tahun itu hanya tinggal bersama kakeknya yang bernama Sehri dan kakaknya bernama Ilham (16).

Awalnya, kehidupan Rizal biasa saja. Kehidupannya sontak berbalik setelah ayahnya meninggal dunia beberapa tahun lalu. Setahun setelah sang ayah yang disayanginya meninggal, kakaknya mengalami kecelakaan di Surabaya hingga kakinya diamputasi.

Baca Juga:  Komunitas Ojol Bojonegoro Bersatu Gelar Doa Bersama 

Petaka tidak cukup sampai di situ. Begitu sang ayah meninggal, ia juga kehilangan ibu. Bukannya merawat Rizal, perempuan yang melahirkannya itu malah mengabaikan tanggung jawab dan lari dari rumah.

Ia tumbuh dengan kehidupan sederhana dengan situasi yang tak tahu menahu ke mana ibunya pergi. Bahkan hingga usianya menginjak sepuluh tahun pun ibunya tak kunjung datang menjenguknya.

Hidup memang terlalu keras untuk Rizal. Bocah sekecil itu sudah menanggung tanggung jawab yang begitu besar. Dia sendiri yang selalu menangani pekerjaan rumah, semuanya jatuh di pundak kecilnya. Meski baru berusia 12 tahun, ia sudah terbiasa melakukan beberapa pekerjaan sendiri seperti memasak, mencuci pakaian, hingga mengurus anggota keluarga.

Baca Juga:  Fantastis! Ternyata Segini Ongkos Perjalanan Dinas dan Biaya Makan Rapat Dinkes Sampang

Saiful, salah satu kerabat Rizal menceritakan bahwa, ayah Rizal meninggal dunia pada tahun 2018 yang lalu. Setelah ayahnya meninggal, ia bersama kakaknya diasuh oleh ibunya dan sempat tinggal di Desa Angsokah.

“Setahun setelah ayahnya meninggal, Rizal dan kakaknya diajak ibunya ke Surabaya. Saat berada di Surabaya, Ilham ditabrak kereta api hingga kaki dan tangannya harus diamputasi,” katanya, Sabtu (28/11/2020).

Setelah kejadian itu, kata Saiful, mereka berdua dibawa lagi oleh sang ibu ke rumah mendiang ayahnya di Desa Angsokah untuk diasuh oleh sang kakek.

Baca Juga:  KBRS Perjuangan Terus Lakukan Penyemprotan di Rumah Warga

“Sejak itu, ibunya yang asal Surabaya pergi entah kemana, tanpa ada pesan yang jelas dan tak ada kabar sampai saat ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Bersama Basnas, Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdamak Kekeringan
Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB