Bupati Bojonegoro dan Lurah Kepatihan Raih Penghargaan Terbaik IV

- Admin

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Kepala Kelurahan Kepatihan Kecamatan Bojonegoro, Putri Negari, menerima Penghargaan Terbaik IV Lomba Siskamling Terpadu Merah Putih Jogo Jawa Timur Tahun 2025.Di Surabaya, Selasa (04/11/2025).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam kegiatan Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur 2025, yang digelar di Hall Grand City Surabaya.

Penghargaan diberikan kepada dua kategori, yakni Kepala Daerah Pembina Siskamling Terpadu dan Pelaksana Siskamling Terpadu, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan keamanan serta ketertiban wilayah melalui penguatan sistem keamanan lingkungan (Siskamling).

Baca Juga:  Kabupaten Bojonegoro Siap Sukseskan Sekolah Rakyat

Forum Forkopimda tersebut menjadi wadah strategis memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna menjaga stabilitas pemerintahan, keamanan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Turut hadir jajaran kepala daerah se-Jawa Timur, unsur TNI–Polri, serta instansi vertikal. Dalam arahannya, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menyampaikan tiga hal penting bagi kepala daerah dan Forkopimda, yaitu:

1. Memperkuat sinergi kebijakan pusat dan daerah. Implementasi kebijakan nasional akan efektif bila diterjemahkan secara nyata di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.
2. Meningkatkan respons cepat terhadap dinamika publik, termasuk krisis kesehatan, pengendalian inflasi, hingga potensi konflik sosial.
3. Menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat dan ketertiban umum, agar aspirasi masyarakat tersalurkan tanpa menimbulkan gangguan sosial.

Baca Juga:  Setiap Lampu Merah di Bojonegoro Dikumandangkan Adzan

Wamendagri juga menekankan pentingnya deteksi dini dan koordinasi lintas sektor dalam menjaga kondusivitas wilayah. Berdasarkan laporan, lebih dari 87 persen pemerintah daerah di Jawa Timur telah melaksanakan langkah-langkah peningkatan koordinasi dan keamanan di tingkat lokal. Jawa Timur sendiri menjadi provinsi dengan jumlah pos keamanan masyarakat terbanyak di Indonesia, mencapai lebih dari 117 ribu pos siskamling, yang menjadi modal sosial penting menjaga stabilitas daerah.

“Forkopimda harus menjadi katalis yang memastikan setiap kebijakan pemerintah benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat,” ujar Wamendagri.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi kepada Kelurahan Kepatihan atas konsistensi dan kontribusinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan jajaran yang telah aktif menjaga lingkungan melalui kegiatan Siskamling. Semoga inisiatif Kelurahan Kepatihan menjadi inspirasi bagi kelurahan dan desa lain untuk mengaktifkan kembali Siskamling di wilayah masing-masing,” ungkap Bupati.

Baca Juga:  Petani Dan Buruh Pabrik Rokok di Sumenep Bakal Dapat BLT DBHCHT

Senada dengan hal itu, Kepala Kelurahan Kepatihan, Putri Negari, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan penuh dari berbagai pihak, mulai dari Forkopimda, Satpol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga arahan Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro.

“Sesuai arahan Mendagri, selain mengaktifkan kembali Siskamling, kami juga memperkuat poskamling untuk menjaga keamanan, ketenteraman, dan ketertiban umum mulai dari tingkat RT/RW. Penghargaan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menjaga keguyuban dan gotong royong , Tonggo Jogo Tonggo, Jogo Bojonegoro, Jogo Jawa Timur,” ujar Putri.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’
Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Senin, 21 September 2026 - 12:26 WIB

HUT ke-104 PSHT Bojonegoro: Diikuti Ribuan Anggota, Diapresiasi Bupati dan Ketua Cabang

Minggu, 20 September 2026 - 13:57 WIB

Morula IVF Surabaya Siapkan Grand Prize IVF Gratis di Acara Future Family Planning

Berita Terbaru