Ditumpahi Kuah Sayur, Bocah Perempuan di Pamekasan Ini Sekujur Tubuhnya Melepuh

- Admin

Selasa, 26 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Fina Vitriana (3) putri dari Slamet (25) dan Khodijah (23), asal Dusun Timur Gunung, Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur kini tak lagi ceria seperti hari-hari sebelumnya.

Sekitar tujuh bulan yang lalu Fina, mengalami musibah yakni, ia ditumpahi kuah sayur (campur bahasa Madura) saat bermain di Dapur, yang mengakibatkan mulai dari pinggang hingga kedua kakinya mengalami luka bakar dan melepuh.

Saat itu, karena ketidak tahuan dan kurangnya pemahaman pihak keluarga, adik Fina hingga hari kedua setelah musibah, baru dibawa ke Rumah Sakit.

“Saya tidak tahu harus bagaimana pada saat itu mbak, serta saking paniknya melihat anak saya yang kesakitan,” kata Khodijah yang merupakan orang tua (ibu) dari Adik Fina kepada reporter media ini, Selasa (26/07/2022).

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Sambangi dan Berikan Bantuan Langsung Kepada Korban Banjir

Selanjutnya Fina dibawa ke RS M.Noer, setelah beberapa hari dirawat, akhirnya Fina diperbolehkan pulang, dan dirawat seadanya di Rumah.

Setelah hari Raya Idhul Adha bulan kemarin, Fina akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Soetomo Surabaya, menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Desa.

Akan tetapi sama pihak Rumah Sakit disuruh pulang dulu, disarankan agar mengurus BPJS-nya terlebih dahulu, dan saat ini untuk kepengurusan BPJS sudah ditangani oleh salah satu Relawan di Pamekasan, sambil menunggu mengurus BPJS selesai, pihak Rumah Sakit menyarankan agar adik Fina di x bagian yang terluka sambil dikompres.

“Kata dokter di Surabaya, Fina juga tidak boleh dikasih obat apapun, karena untuk keperluan operasi nantinya, tapi hingga saat ini saya tidak tahu kapan akan dilaksanakan operasi Fina,” ucapnya.

Baca Juga:  Siswa SDN 2 Tamberu Pamekasan Belajar di Rumah Warga

Sementara itu Wiwin Ketua Relawan Gerakan Emansipasi Masyarakat (GEMA), saat datang berkunjung ke Rumah Adik Fina, meminta pendampingan kepada Bhabinkamtibmas Desa Larangan Badung Aipda Taufiqhidayat S.H dan Kepala Dusun (Kasun) Timur Gunung Supriyadi.

Menurutnya, memang setiap kali dirinya ingin melakukan sosial pasti menghubungi baik Pemerintah Desa setempat, Babinsa maupun Bhabinkamtibmas.

Karena menurutnya, mereka sebagai pemangku dan penanggung jawab sebuah Wilayah atau Desa.

“Kedatangan saya kemari, ingin melihat secara langsung kondisi Adik Fina ini, serta ingin tahu seperti apa tindak lanjut atau penanganan terhadap Adik Fina ini kedepannya,” paparnya.

“Untuk langkah saya selanjutnya, In Sya Allah saya akan koordinasi dengan Relawan yang membantu Fina sebelumnya, serta pihak-pihak yang jika nantinya ada keterkaitan dengan keperluan operasi Adik Fina, seperti Dinas Sosial, BPJS dan Puskesmas setempat,” tandasnya.

Baca Juga:  Beredar Kabar Warga Ketapang Sampang Tewas Usai Ditangkap Polisi

Tidak hanya itu Wiwin juga mengecek terkait bantuan apa saja yang sudah didapatkan oleh kedua orang tua Adik Fina, karena menurut Wiwin sudah otomatis menjadi tugasnya sebagai Relawan, untuk membantu Masyarakat yang membutuhkan bantuannya.

“Alhamdulillah ternyata orang tua dari Fina sudah mendapatkan bantuan, baik dari Desa maupun Pemerintah Kabupaten, keluarga ini sudah mendapatkan bantuan yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),” terangnya.

Untuk saat ini lanjut Wiwin, yang dibutuhkan Adik Fina adalah bantuan dan uluran tangan dari orang-orang baik, untuk keperluan biaya wira-wiri operasinya nanti.

Berita Terkait

Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Senin, 21 September 2026 - 12:26 WIB

HUT ke-104 PSHT Bojonegoro: Diikuti Ribuan Anggota, Diapresiasi Bupati dan Ketua Cabang

Minggu, 20 September 2026 - 13:57 WIB

Morula IVF Surabaya Siapkan Grand Prize IVF Gratis di Acara Future Family Planning

Berita Terbaru