Rumah Tak Layak Huni di Camplong Sampang Roboh Diguyur Hujan Deras

- Admin

Rabu, 15 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Hujan lebat yang mengguyur Sampang pada Senin (13/09/2021) sekitar pukul 04.00 pagi, menyebabkan rumah milik Ali warga Dusun Karang Loh, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, ambruk pada bagian atapnya.

Informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, selain karena hujan disertai angin juga karena kondisi bangunan yang sudah tak layak huni. Beruntung saat kejadian pemilik sedang tidak berada di rumah.

Meski tidak mengalami korban jiwa, namun kerugian mencapai puluhan juta rupiah karena seluruh peralatan rumah tangga hancur tertimpa material.

Baca Juga:  Jaga Kesehatan Jelang Bulan Puasa, Camat Torjun Gelar Senam Bersama

Kepada wartawan, Ali selaku pemilik rumah tersebut mengungkapkan saat hujan deras terjadi, dirinya bersama anak istrinya sedang ada acara keluarga di rumah mertuanya.

“Waktu kejadian, saya berada di rumah mertua lagi ada acara keluarga. Sekitar pukul 04.00 WIB pagi, saya ditelpon tetangga bahwa rumah saya roboh,” kata Ali, Rabu (15/09/2021).

Mendengar informasi itu, dirinya bergegas pulang untuk memastikan kabar tersebut. Tak pelak, saat tiba di tempat tinggalnya, kondisi rumah beserta isinya hancur nyaris rata dengan tanah.

Baca Juga:  Masih Ingat Kasus Pemukulan Siswa SMP di Sampang? Begini Perkembangannya Sekarang

“Setelah ditelpon, saya pulang untuk mengecek kebenarannya. Ternyata rumah saya benar-benar sudah roboh,” akunya sembari pasrah.

Meskipun rumahnya yang biasa ditempati itu roboh, dirinya berasa bersyukur karena pada saat kejadian dirinya tidak berada didalam rumah tersebut.

“Alhamdulillah saya bersama keluarga masih diberikan keselamatan dari musibah ini, rumah ini tempat saya tinggal,” tandasnya.

Berita Terkait

Triv Group dan Gabriel Rey Borong Lima Penghargaan Bergengsi dalam Setahun
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Pemerintah Naikkan Titik Impas Harga Tembakau, Petani Dapat Angin Segar
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Jaga Stabilitas Harga Tembakau, Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep Ajak PR Lokal Maksimalkan Penyerapan Tembakau Petani

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru