Pastikan Warga Patuhi PPKM Darurat, Pemkab Probolinggo Turun ke Kecamatan Sumberasih

- Admin

Senin, 5 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id — Untuk mengetahui secara langsung tentang penerapan protokol kesehatan dalam situasi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersinergi dengan TNI-Polri melakukan monitoring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Kecamatan Sumberasih, Senin (05/07/2021).

Seperti diketahui, Covid-19 hingga saat ini telah menyebar luas di berbagai daerah. Tentunya dilakukan penekanan serius dalam penanganannya, salah satu cara efektif adalah PPKM Darurat mengantisipasi penyebaran varian delta Covid-19. Penerapan 5M wajib dilakukan di segala tempat khususnya di tempat-tempat yang menimbulkan kerumunan.

Monitoring PPKM Darurat ini dihadiri Wakapolresta Probolinggo Kompol Moh Khoiril, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Probolinggo Hj Sumarmi Rasit, Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo Yulius Christian, Kabag Umum Setda Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi, Camat Sumberasih Wiwit Suryaningsih beserta jajaran TNI-Polri dari Koramil dan Polsek Sumberasih.

Baca Juga:  Pemkab Probolinggo Akan Kembangkan Tiga Jenis Sapi Varietas Unggul

Kegiatan monitoring PPKM Darurat ini dilakukan di Kantor Unit BRI Sumberasih, Kantor Cabang Pembantu (KCP) Mitra Mikro Usaha (MMU) Probolinggo, toko modern dan pasar tradisional serta KSPP Syari’ah BMT NU Cabang Sumberasih. Bagi pelanggarnya dilakukan dengan pemberian teguran/peringatan terakhir bagi yang tidak menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Terdapat beberapa orang yang tidak mematuhi protokol kesehatan di tempat-tempat yang dilakukan monitoring PPKM Darurat. Tim monitoring memberikan teguran/peringatan terakhir sekaligus memberikan pemahaman tentang penerapan protokol kesehatan yaitu salah satunya tidak memakai masker dalam situasi pandemi Covid-19 yang sangat berbahaya dan cepat penularannya.

Baca Juga:  Desa Plesungan Kapas Bojonegoro Masuk Nominasi Observasi Lapangan Replikasi Desa Anti Korupsi

Ada tindakan sanksi bagi yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan di masa PPKM Darurat, sesuai amanat yang disampaikan Bupati Probolinggo bahwa bagi pelaku usaha yang melakukan pelanggaran pertama akan dikenakan sanksi administratif. Jika melakukan pelanggaran kedua akan dikenakan sanksi penutupan usaha sesuai ketentuan Perundang-undangan yang berlaku.

Camat Sumberasih Wiwit Suryaningsih menyampaikan kegiatan monitoring PPKM Darurat ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19 varian baru yang dinyatakan sangat cepat penularannya. Haruslah benar-benar menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan benar agar supaya dapat menghindari dari penularan virus Covid-19.

“Saya berharap kepada semua masyarakat, khususnya masyarakat Kecamatan Sumberasih untuk menerapkan protokol kesehatan 5 M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan Membatasi mobilisasi dan interaksi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ini Cerita Marselino Ferdinan Kerusuhan Kanjuruhan dari Dalam Barakuda

Sementara Wakapolresta Probolinggo Kompol M Khoiril menjelaskan monitoring PPKM Darurat sangat penting agar supaya masyarakat secara aktif menerapkan protokol kesehatan. Ada tindakan berupa sanksi tegas bagi masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan pada PPKM Darurat dalam situasi pandemi Covid-19.

“Ini semua bentuk wujud kepedulian terhadap masyarakat agar supaya masyarakat terhindar dari virus Covid-19 dan menciptakan masyarakat selalu sehat. Dengan menerapkan prokes dapat mengantisipasi terjadinya klaster baru dari kerumunan,” tandasnya.

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB