Kisruh Pembagian Pupuk di Desa Wedi, Dinas Pertanian Bojonegoro Turun Tangan

- Admin

Kamis, 24 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro turun tangan dalam dugaan pembagian pupuk tidak merata di Desa Wedi Kecamatan Kapas.

Kepala Dinas Pertanian langsung menerjunkan Petugas pertanian ke Balai Desa Wedi Kecamatan Kapas Bojonegoro untuk mengkonfirmasi kebenaran kabar tersebut, Rabu (23/02/2022).

Helmi Elisabet Kepala Dinas Pertanian mengatakan bahwa petugas pertanian langsung terjun kelapangan untuk merespon terkait kabar tersebut.

Ia menambahkan, hal tersebut telah tejadi kesepakatan, Gapoktan telah membuat pernyataan.

Menurutnya, dalam pembagian tersebut kesalahan Gapoktan tidak konfirmasi kepada kelompok tani, dan mestinya pembagian tersebut dilakukan oleh kelompok tani.

Baca Juga:  Terkait Izin Toko Modern, Mantan Kadis DPMTSP Bojonegoro Yusnita Liasari Jalani Pemeriksaan di Polres

“Saat dikonfirmasi Gapoktan telah membenarkan,” ungkapnya.

Menurutnya soal Sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) tahun 2022 untuk Wilayah Desa Wedi, tidak ada Usulan Pupuk ZA.

“Untuk tahun 2022 tidak ada usulan ZA dr desa Wedi,” ungkapnya lewat WhatsApp pribadinya.

Untuk Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) Pupuk bersubsidi ZA Desa Wedi Tahun 2021 Usulan e-RDKK : 60,4 ton, Alokasi : 23 ton, Realisasi : 15 ton. Terkait hal tersebut sudah 3 ton yang sudah dibagi oleh Gapoktan.

Berita Terkait

Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB