Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

- Admin

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menerima penghargaan atas Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan Status Kinerja Tinggi berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, dalam Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX yang berlangsung di Halaman Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (27/04).

Peringatan tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Asta Cita”, sebuah ajakan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas serta tata kelola pemerintahan yang efektif dan berkeadilan.

Baca Juga:  Polres Bojonegoro Akan Tindak Tegas Pelaku Perang Sarung

Dalam arahannya, Wamendagri Bima Arya Sugiarto menekankan bahwa otonomi daerah adalah proses dinamis yang menuntut penguatan sumber daya manusia secara menyeluruh.

“Otonomi daerah bukan hanya memerlukan bupati, walikota, atau gubernur yang hebat saja, tetapi juga pimpinan OPD, eselon di bawahnya, hingga camat, lurah, dan kepala desa yang mumpuni untuk membangun pemerintahan yang efektif,” tegasnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan untuk menengok sejarah otonomi daerah, serta menghidupkan kembali semangat berproses untuk terus menyempurnakan, memperbaiki, mengevaluasi melalui konsepsi kewenangan yang berintegritas. Tanpa integritas, kewenangan hanya akan melahirkan kesewenang-wenangan. Sebaliknya, otonomi harus diarahkan pada kemandirian fiskal dan efisiensi yang menjadi transformasi budaya kerja, bukan sekadar angka laporan.

Baca Juga:  Ini Rekomendasi Wisata Religi di Kabupaten Bojonegoro

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, mengapresiasi dan bersyukur atas capaian ini, menurutnya penghargaan ini merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh jajaran Pemkab Bojonegoro.
“Seluruh jajaran kepala OPD, camat, hingga pemerintahan desa telah kita ajak bersama-sama menjalankan sistem pemerintahan yang efektif, pelayanan publik yang berkualitas serta turut serta mendukung dan mensukseskan program nasional. Penghargaan ini adalah milik seluruh jajaran dan menjadi komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan berkualitas bagi masyarakat,” ujar Setyo Wahono.

Bupati menambahkan bahwa capaian kinerja tinggi ini tidak boleh membuat jajaran pemerintah daerah terlena serta tidak berpuas diri dan jumawa karena data kinerja menjadi kata kunci dan segala sesuatu bisa terjadi perubahan.

Baca Juga:  Sengkarut MBG Bojonegoro: Kuota Jadi Rebutan, Koperasi Desa Merah Putih Masih Jadi Bayangan

“Konsistensi, tekad, dan budaya kerja yang baik harapannya tidak hanya menjadi angka semata, melainkan menjadi mentalitas dalam melayani masyarakat. Kita harus terus mendukung program nasional demi membawa masyarakat Bojonegoro yang lebih sejahtera,” terang Bupati Bojonegoro.

Kabupaten Bojonegoro menjadi salah satu dari 15 kabupaten di Indonesia yang meraih penghargaan ini, bersanding dengan daerah berprestasi lainnya seperti Kab. Banyuwangi, Kab. Sumedang, dan Kab. Sidoarjo, serta beberapa provinsi seperti DI Yogyakarta, Jawa Timur dan DKI Jakarta.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal
Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terbaru