Pj Bupati Bojonegoro Ajak PKK dan OPD Berkolaborasi dalam Program Posyandu

- Admin

Selasa, 5 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto mengajak para penggerak PKK dan perwakilan OPD Pemkab terus berkolaborasi dalam menyukseskan pelaksanaan program Posyandu.

Ajakan ini disampaikan dalam kegiatan rapat koordinasi dan bimbingan teknis Pokjanal Posyandu Bojonegoro, di Gedung Angling Dharma Lt. 2 Pemkab Bojonegoro, Selasa (5/12/2023).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) ini dihadiri Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto melalui Zoom Meeting. Sedang sejumlah pejabat hadir di gedung Anglingdharma, diantaranya Kepala Dinkes Bojonegoro Ani Pudjiningrum, Kepala Dinas DP3AKB Heru Sugiharto, Sekretaris Dinas PMD Muridan, Kasi PMD 28 kecamatan dan para ibu penggerak PKK Kecamatan.

Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto mengatakan kegiatan Posyandu merupakan upaya menyejahterakan kesehatan masyarakat. Dalam hal ini, para penggerak Posyandu khsusunya anggota PKK dapat memberi contoh hidup sehat bagi masyarakat.

Baca Juga:  21 Desa di Kecamatan Kapas Bojonegoro Menginisiasi Kapas Carnaval Night

Lebih lanjut, Pj Bupati Adriyanto mengatakan bahwa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dalam pelaksanaan Posyandu punya peran penting. Karena para kepala desa memiliki tugas tidak hanya dalam pelaksanaan pembangunan desa saja, tetapi juga mendorong kegiatan posyandu di wilayah masing –masing.

“Ini guna menjaga dan menciptakan kesehatan masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Pj Bupati, bagi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) dapat menyiapkan program yang memberikan edukasi pola hidup sehat bagi masyarakat. Hal ini harus dimulai dari lingkungan rumah.

Baca Juga:  Krisis Energi di Lumbung Gas Bojonegoro: Jargas Dinilai Mahal, LPG 3 Kg Langka dan Tembus Rp35 Ribu

“Lingkungan keluarga adalah role model pertama kali yang harus diterapkan dalam menciptakan pola hidup sehat,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Pj Bupati juga mengajak perwakilan OPD yang hadir untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dalam sektor kesehatan.

Sementara itu, Kepala Dinkes Bojonegoro Ani Pudjiningrum mengatakan bahwa Posyandu merupakan salah satu pilar untuk integrasi layanan primer. Dalam pelayanan posyandu akan didapatkan pelayanan promotif dan preventif serta memperkuat manajemen di seluruh layanan primer.

Harapannya, pelayanan posyandu difokuskan untuk melayani siklus hidup masyarakat dan mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat.

Pokjanal posyandu, lanjut dia, merupakan kelompok kerja yang berfungsi dalam pembinaan, penyelenggaraan, dan pengelolaan posyandu. Dan ini terhubung mulai dari pusat, kabupaten, kecamatan dan desa. Posyandu diharapkan dapat memperluas layanan sosial yang harus dihidupkan kembali sebagai dasar masyarakat.

Baca Juga:  Tentukan 1 Ramadhan, Kemenag Bojonegoro Sidang Isbat di Bukit Wonocolo

“Diantaranya pendidikan anak usia dini, perilaku hidup bersih dan sehat, kesehatan usia lanjut dan pengembangan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ani juga mengatakan bahwa tugas Pokjanal Posyandu sebagai penyaluran aspirasi masyarakat. Juga melaksanakan pembinaan dan mengkoordinasikan pelaksanaan program yang berkaitan dengan posyandu. Sehingga pelayanan dapat terintegrasi dan lebih luas dan menjangkau lapisan masyarakat.

“Juga sebagai optimalisasi pembinaan posyandu dalam meningkatkan kemampuan pokja posyandu tingkat kecamatan dan pembinaan preventif yang terintegrasi layanan primer. Selain itu meningkatkan koordinasi, advokasi, presentasi dalam pelaksanaan posyandu,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru