Wabup Pamekasan Serahkan Bansos pada Wanita Rentan Sosial

- Admin

Rabu, 26 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Wakil Bupati Pamekasan, RB Fattah Jasin, bersama Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Jatim, Moehammad Anas, menyerahkan bantuan sosial ekonomi kepada puluhan wanita rentan sosial ekonomi, Rabu (26/7/2023).

Bantuan sosial dari Pemprov Jatim berupa uang senilai Rp 3 Juta per orang tersebut diberikan kepada 60 wanita rentan sosial ekonomi di Pamekasan sebagai tambahan modal usaha.

“Bagi penerima bantuan kami mohon, ini uang negara jangan disalahgunakan. Satu rupiah pun harus bisa dipertanggungjawabkan, karena ini uang dari rakyat dikembalikan lagi kepada rakyat,” kata Fattah.

Baca Juga:  Petani Sudah Mulai Panen Tembakau, Pemkab Pamekasan Belum Tetapkan BEP

Ia berharap uang bantuan tersebut dapat dipergunakan sebagai tambahan modal usaha, sebab para penerima memiliki usaha rumahan atau home industry yang dapat dikembangkan, seperti usaha pembuatan kue, kripik, dan berbagai jenis usaha rumahan lainnya.

Bantuan ini dimaksudkan sebagai upaya mengurangi jumlah kemiskinan di Jawa Timur, apalagi setiap pelaku usaha dapat menyerap tenaga kerja. Termasuk pula untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

Penerima bantuan juga diharapkan mampu mengembangkan usahanya melalui tambahan modal tersebut. Sehingga, cita-cita pemerintah meningkatkan taraf ekonomi warganya tercapai sesuai harapan.

Baca Juga:  Brotherhood 92 Pamekasan Santuni Yatim Piatu

“Jadi, nanti akan diawasi. Modal Rp 3 juta ini jangan di otak atik (selain untuk kebutuhan usaha), kalau nanti ada hasilnya bisa untuk beli apa saja,” katanya.

Sementara Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Jatim, Moehammad Anas, menyebut pihaknya berkomitmen kuat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, baik bantuan fisik maupun non fisik. Termasuk program bantuan uang untuk wanita rentan ekonomi sosial tersebut.

“Bantuan ini untuk pemberdayaan, tidak boleh untuk konsumsi, sehingga ekonominya meningkat, bisa membantu suaminya untuk mencukupi ekonomi keluarga. Jadi, ini (bantuan,red) untuk modal usaha” tegasnya.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Mulai Siapkan Master Plan dan DED KIHT

Menurut dia, bantuan program itu murni usulan Pemkab Pamekasan kepada Pemprov Jawa Timur agar warganya bisa mendapatkan bantuan untuk tambahan modal usaha. Bahkan, empat kabupaten di Madura, hanya Pamekasan yang memperoleh bantuan tersebut.

“Pak wabup selalu koordinasi kepada kami kalau ada bantuan agar disalurkan di Pamekasan. Untuk sementara ini hanya Kecamatan Proppo, untuk selanjutkan kami akan upayakan di kecamatan lainnya,” pungkasnya

Penulis : Wiwin

Editor : Putri

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru