DPRD Bojonegoro Gelar Paripurna Nota Pengantar Raperda Pertangungjawaban Pelaksanaan APBD 2023

- Admin

Kamis, 6 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro dalam Penyampaian Nota Pengantar Terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertangungjawaban pelaksanaan Anggaran Pembangunan Belanja Daerah Tahun Anggaran (TA) 2023.

Serta penyampaian Nota Pandangan Umum (PU) fraksi-fraksi DPRD, atas penyampaian-penyampaian nota pengantar ke bupati terhadap Raperda tentang pertangungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Bojonegoro TA 2023.

Dalam paripurna tersebut dari pantauan Awak media Suara bangsa, dihadiri oleh Pj Bupati bersama Jajaran, APH beserta jajaran, OPD dan SKPD pemkab Bojonegoro, Camat se Bojonegoro, serta Sekwan beserta Jajaran.

Dalam sambutannya Andriyanto selaku Pj Bupati menyampaikan terima kasih atas kehadiran Anggota Dewan dan fraksi fraksi serta terselenggaranya Rapat paripurna Dan Pj Bupati juga menyampaikan terkait ada nya beberapa hal anggaran yang bisa di lakukan dan telah dilakukan di Tahun Anggaran 2023-2024,

Baca Juga:  Acara Ulang Tahun BPR Bojonegoro, mulai jadi Rasan-Rasan Gens Z

Secara terpisah Pj Bupati juga menjelaskan terkait beberapa Anggaran belanja yang harus di rampingkan dan disesuaikan pada anggaran 2024, dan pada anggaran APBD 2023-2024 ini telah telah selesai di lakukan pemeriksaan oleh Badan pemeriksa Keuangan (BPK) dengan hasil WTP di 2023.

Imbuhnya, demi percepatan belanja dan efesiensi anggaran maka dilakukan progres belanja untuk kebutuhan untuk umum masyarakat luas, serta ada beberapa evaluasi untuk kebutuhan yang bersifat hibah.

“Untuk BKD sudah kita lakukan dan jadi untuk karangnongko kan sudah kita lakukan separo, untuk hibah tahun ini tidak bisa kita lakukan karena terkendala waktu,” terangnya.

Lanjutnya, Pj Bupati Bojonegoro akan lebih mengoptimalkan Pendapatan Daerah(PA)agar terjadi percepatan belanja serta peningkatan PAD.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Melantik 320 PPPK

Imbuhnya Pj Bupati Andriyanto, Dalam pengelolaan APBD tidak harus menghabiskan Silpa tapi harus di imbangi peningkatan PAD agar terjadi percepatan belanja.

“Silpa tidak mesti harus kita habiskan tapi bagaimana kita tingkatkan PAD agar terjadi percepatan belanja, tahun ini percepatan belanja kita lebih baik dari pada tahun lalu,” ucapnya.

Saat disingung besaran APBD 2024 dan perolehan pendapatan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas, Pj menjelaskan APBD Bojonegoro sekitar 8,2 T dan untuk Belanja sekitar 8 T,untuk PAD, pendapatan di 2024 ini 5 T, belanja kita 8 T berarti ada Devisit sekitar 2 T lebih dan bisa ditutup silpa tahun kemarin, namun Silpa tidak harus dihabiskan namun bisa dijaga, agar terjadi percepatan belanja.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro: GAYATRI Jadi Langkah Awal Kemandirian Ekonomi Keluarga

“Untuk bagi hasil migas itu kan kewenangan pusat, jadi kita tetap menjaga silpa dan terus kita akan jaga, dan silpa itu tidak mesti kita habiskan dan kita bisa tingkatkan PAD kita agar terjadi percepatan belanja lebih signifikan,” ungkapnya.

Saat disingung apakah ada evaluasi anggaran di APBD 2024 demi percepatan belanja, Andriyanto menjelaskan bahwa agar tidak terjadi devisit maka ada evaluasi beberapa hal program dan tetap menjaga silpa, dan meningkatkan pendapatan Daerah dari PAD mau pun dari dana transfer.

“Ya tentunya kita di tahun kemarin ada peningkatan tentunya ada evaluasi dari PAD agar lebih baik, tahun kemarin PAD baik, ada potensi lebih baik dari segi pendapatan dari lainya mau pun dari dana transfer,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’
Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB