Jembatan Maut Desa Grebegan Bojonegoro Sudah Dianggarkan

- Admin

Rabu, 8 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Jembatan Gladak Maut Desa Grebegan kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa timur.

Yang sempat ditulis oleh Media Suara bangsa, ternyata Pembangunan Jembatan Gladak maut tersebut sudah di Anggarkan dan dikomunikasikan oleh Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bojonegoro (DPRD).

Isu wacana Anggaran Pembangunan Belanja Daerah(APBD) 2024 yang tidak bisa diserap mengemuka menjelang pilkada, dan ironisnya korbannya adalah masyarakat yang membutuhkan nya, hal tersebut dari Infrastruktur, kesehatan, kesejahteraan sampai pendidikan.

Salah satu infrastruktur di Desa Grebegan Jembatan Gladak maut yang sering membawa korban oleh Kepala desa Grebegan selama empat tahun di ajukan proposal, sayang nya selama empat tahun ternyata Desa Grebegan hanya di datang i team survey dari Dinas PU Bina marga dan penataan Ruang, namun jembatan masih menjadi ancaman untuk warga Desa Grebegan dan sekitarnya.

Baca Juga:  Duh, Disdik Sampang Kekurangan Ribuan Guru Sekolah Dasar

Mitro’atin Wakil ketua DPRD Bojonegoro mengaku telah turut membantu Desa Grebegan kepada SKPD terkait kondisi Jalan mau pun jembatan tersebut, dengan ada nya berita tersebut mitro’atin berharap kepada kepala Desa untuk kordinasi dengan Ibu Retno, untuk jembatan Grebegan itu sudah di sampaikan ke Bu Retno dan jembatan tersebut sudah di anggarkan.

“Sudah saya koordinasikan ke Bu Retno, dan jembatan dan jalan tersebut sudah dianggarkan mas, silahkan pak Kades kordinasi bilang dari saya,” perintahnya.

Disingung terkait anggaran anggaran lain yang belum bisa di serap dan belum bisa berjalan, mitro’atin mengatakan, kalau untuk kebaikan dan kemaslahatan orang banyak kenapa tidak.

Baca Juga:  DKPP Probolinggo Lakukan Pengendalian OPT

“Kalau untuk kebaikan dan kemaslahatan orang banyak kenapa tidak,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (Kadin PU Bima PR) Kabupaten Bojonegoro, Retno Wulandari saat di konfirmasi lewat ponsel nya belum di jawab sampai berita ini ditulis.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru