Empat Tahun Kades Grebegan Bojonegoro Usulkan Pembangunan Jembatan, Hasilnya Nihil

- Admin

Senin, 6 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id Jembatan Geladak dari kayu di tahun 2024 ini ternyata masih ada di Bojonegoro yang Berpendapatan tinggi di Jawa timur, dan ber Anggaran Pembangunan Belanja Daerah kurang lebih 8,7 T.

Jembatan tersebut berada di Desa Grebegan Kecamatan Kalitidu,kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur.

Dari penelusuran awak media SuaraBangsa Jembatan yang terbuat dari kayu dan cor dengan panjang 36 Meter ketingian kurang lebih 8 meter, dan jembatan yang di bangun di tahun 2012 dari Program PNPM tersebut dinding dinding nya penyanga jembatan di dua sisi mulai retak-retak dan hampir longsor.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Hadiri Acara Deklarasi High Level Meeting di Surabaya

Menurut warga desa yang tidak mau disebutkan namanya, Warga Grebegan mengatakan Jembatan arah menuju Desa Wotangare dan ke desa kalitidu tersebut sangat rawan dan seringnya orang terjerembab dan karena sempitnya jembatan orang pun bisa jatuh, dan bila jatuh di ketinggian 8 meter orang pun bisa meningal dunia.

Dan jembatan tersebut juga satu satu nya akses untuk anak sekolah desa warga grebegan ke kalitidu, dari tingkat, SMP sampai SMA dan warga yang ingin ke pasar kalitidu.

“Sering terjadi korban disitu, dari kejeglong(terjerembab) juga ada yang jatuh, karena jembatanya sempit dan terbuat dari kayu,” ungkapnya yang mewanti wanti engan disebut namanya.

Baca Juga:  Kepala Desa Sumberjo Kidul Bojonegoro Merasa Kecolongan Saat Pendaftaran Perangkat Desa

Hal tersebut di benarkan oleh Kepala Desa grebegan Sam Suhadak, Jembatan tersebut sudah empat kali di usulkan di pemkab bojonegoro di SIPD, 3 usulan prioritas, tiap tahun hal tersebut dilakukan setiap tahun selalu Pemerintah Desa mengirimkan Proposal untuk perbaikan jembatan tersebut.

Imbuhnya, dari empat tahun pihaknya sodorkan tidak pernah disetujui oleh pemkab, sedangkan Desa untuk membangun dengan keuangan Desa, keuangan Desa belum mampu untuk membangun jembatan tersebut.

“Setahun ini kita tidak menyodorkan proposal mas, rasa nya putus asa mencari terobosan untuk membangun Jembatan tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pj Bupati Bojonegoro Resmikan Gedung PIG Geopark, Begini Harapannya

Saat disingung terkait sering ada korban kepala desa grebegan membenarkan dan bila korban jatuh dari jembatan pasti meningal dunia.

“Dulu ada korban sepasang pengantin dan warga yang jatuh, kan bawah nya itu kan bekas dam mas yang jatuh pasti meningal dunia, dan semoga pemerintah Daerah bisa membangun dan di perlebar agar tidak ada korban korban lainya, kalau soal korban kejeglong (terjerembab) itu sering mas, dan yang lewat jembatan tersebut harus hati hati lah,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro
Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian
Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama
Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi
Resmi Dibuka, Pameran ALLPACK Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Lewat Inovasi Kemasan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru