Soal Tuduhan Otoriter Prabowo dan Gibran, Ini Kata Ketua Projo Bojonegoro

- Admin

Kamis, 21 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Isu otoriter yang dialamatkan kepada Prabowo dan Gibran calon Presiden dan Wakil Presiden 2024 disikapi oleh Ketua Projo Bojonegoro, Mustakim.

Menurutnya, tuduhan tersebut sangat tidak mendasar, Pasangan Prabowo-Gibran menurutnya adalah simbol pasangan generasi tua dan generasi muda yang bersatu menyongsong era revolusi digital 3.0, untuk keberlangsungan Republik indonesia menyongsong Indonesia emas.

Menurutnya, rival yang melempar wacana Otoriter terhadap Prabowo dan Gibran mereka belum siap kalah dalam pertarungan Demokrasi 2024.

Demokrasi saat ini berjalan dengan baik, meskipun ada oknum oknum Partai, yang bermanuver melakukan intimidasi ke relawan relawan Prabowo dan Gibran.

“Siapa sebenarnya yang otoriter siapa dan siapa yang tidak bisa menerima perbedaan, saat ini adalah rakyat butuh kenyamanan dalam memilih dan menyampaikan pendapat, kita sudah tidak memandang masa lalu, tapi butuh masa depan yang baik dan lebih baik,” ungkapnya.

Baca Juga:  Proposional Tertutup Disahkan oleh MK, Partai Gerindra Bojonegoro Optimis Memenangkan Pemilu 2024

Imbuhnya, Indonesia saat ini dalam kondisi yang tidak menentu, dan butuh pemimpin yang tegas seperti Jokowi, pemimpin yang tanpa banyak bicara tapi bekerja, pemimpin muda yang bisa membaca peluang peluang 15 tahun ke depan.

“Kalau pemerintahan jokowi otoriter demokrasi tidak bisa berjalan dengan baik, pembangunan hanya di kuasai per-daerah dan per kelompok, dari 9 tahun lebih pembangunan dari sabang sampai merauke, pembangunan sangat merata, dan dana desa jalan terus, bantuan berbasis kemiskinan jalan terus apakah ini otoriter, yang bilang otoriter hanya orang orang yang belum move on, munculnya prabowo dan gibran yang tag line nya melanjutkan karya karya Jokowi,” jelasnya.

Baca Juga:  Tidak Berizin, Sejumlah Menara Telekomunikasi dan Tiang FO Rugikan Pemda Bojonegoro, Ada Beking Orang Kuat?

Disingung dengan Projo yang tegak lurus dengan Presiden Joko Widodo, Mustakim menegaskan apakah salah, idealisme projo di Joko widodo, menurutnya tidak salah, meskipun ada beberapa partai menyatakan jokowi adalah kader partai dan mendukung calon partai yang di usung nya. Dan baginya tidak masalah dan ambil pusing, yang terpenting pembangunan yang telah dirintis oleh presiden Joko widodo harus di lanjutkan dan disempurnakan.

“Saya meyakini, Jokowi mendukung Prabowo dan gibran, bukan calon lain nya, meskipun saat ini prabowo dan gibran di rendahkan, di hinakan, dibuly dan di fitnah,tenang saja, santai saja inilah demokrasi dan ujian calon Pemimpin Republik Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga:  Sebanyak 215 Cakades Bakal Bertarung di Pilkades Serentak Probolinggo

Menurut lelaki yang mengabdi di projo kurang lebih 10 tahun, bagi nya tidak masalah dan hal tersebut bagian dari demokrasi, meskipun hal tersebut semua bisa terjadi, namun projo selalu tegak lurus dengan jokowi dan kriteria kepemimpinan ada di Prabowo dan Gibran.

“Kami memutuskan pilihan tidak membabi buta, kami memutuskan dengan hati dan pikiran rasional,Indonesia butuh orang baik,orang jujur, dan orang tegas serta tidak banyak bicara, simbol ada di Prabowo dan Gibran,” pungkasnya.

Penulis : Arif

Editor : Putri

Berita Terkait

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas
Desa Bandungrejo Bojonegoro Belum Ada Tahapan Pilkades PAW, Warga Berharap Pilkades Reguler
PROJO Setujui Kompromi Pilkada: Gubernur Dipilih DPRD, Bupati dan Wali Kota Tetap Dipilih Langsung
Buka Muswil PKB Jatim, Cak Imin Ajak Kader Dekat dengan Rakyat
Puncak Harlah Golkar Bojonegoro, Dihadiri Bupati Bojonegoro
Relawan Tolak Projo Menjadi Partai, Mustakim: Arah Organisasi Tetap Ormas Yang setia di garis rakyat
Akis Jazuli Nahkodai DPD Nasdem Sumenep, Ini Kometmen
Tok, DPRD Sampang Setujui Penetapan Dua Raperda Sekaligus

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB