Puluhan Anak-anak di Sebuah Lembaga di Pamekasan Ikut Kampanyekan Salah Satu Paslon Capres-Cawapres

- Admin

Kamis, 7 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Tampak dalam sebuah video berdurasi 20 detik, puluhan anak-anak yang mengkampanyekan pasangan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Mereka menyampaikan yel-yel, “Prabowo Gibran menang satu putaran” beberapa kali, dan Video tersebut kemudian viral di media sosial.

Aksi puluhan anak-anak itu terjadi di Lembaga Pendidikan Islam Bustanul Ulum, Desa Jambringin, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur (Jatim) pada Kamis (7/12/2023).

Dalam rekaman video tersebut, tampak anak-anak mengenakan kaos bergambar Prabowo-Gibran. Kaos tersebut hampir menutupi seluruh tubuh mereka karena kebesaran.

Baca Juga:  Ini Strategi Pemkab Pamekasan Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0

Abdul Musowwir, Pengurus di Lembaga Pendidikan Bustanul Ulum saat dikonfirmasi oleh beberapa Awak Media membantah bahwa, aksi anak-anak itu direkam video oleh Guru dan Pengurus Lembaga. Aksi anak-anak tersebut direkam oleh seseorang yang tidak diketahui identitasnya. Kemudian, video itu disebarkan ke grup Alumni Bustanul Ulum.

“Sudah kami telusuri siapa yang merekam dan siapa yang menyebarkan, namun tidak ada yang tahu dan mengaku. Mereka mungkin sudah ketakutan karena tidak tahu jika itu melanggar aturan pemilu,” ujar Abdul Musowwir di kediamannya.

Baca Juga:  Rancangan Teknokratik RPJMD Lima Tahun, Pemkab Sampang Bahas Isu dan Sasaran Penting

Ditanya terkait atribut kaos yang dipakai anak-anak itu, Musowwir mengaku bahwa itu pemberian Tim Kampanye Nasional (TKN) yang melakukan deklarasi dukungan Prabowo-Gibran di lembaga tersebut pada Rabu (6/12/2023).

“Kaos itu ada di emper rumah. Rencananya kaus itu untuk orang tua anak-anak. Tapi kemudian dipakai sendiri oleh mereka,” imbuhnya.

Musowwir juga membantah bahwa yel-yel itu dibuat oleh Guru dan Ustadz. Menurutnya, yel-yel bisa saja dibuat anak-anak karena mereka sudah bisa melihat langsung di internet.

“Tidak ada unsur kesengajaan dari Pengasuh, para Sesepuh dan Ustadz membuat kampanye melibatkan anak-anak,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pergantian Wakil Ketua DPRD Pamekasan dari PKB Masih Menunggu Pemberitahuan ke Gubernur

Sementara menanggapi video viral tersebut, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pamekasan, Sukma Firdaus Tirta Umbara menjelaskan, sudah ada Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Pengawas Desa (PD) yang cek ke lokasi pengambilan video. Panwascam dan PD sudah mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti.

“Nanti akan kami kaji hasil keterangan yang sudah diperoleh melalui rapat pleno. Mengenai sanksi, belum bisa kami jelaskan saat ini,” terang Sukma Firdaus

Penulis : Wiwin

Editor : Putri

Berita Terkait

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas
Desa Bandungrejo Bojonegoro Belum Ada Tahapan Pilkades PAW, Warga Berharap Pilkades Reguler
PROJO Setujui Kompromi Pilkada: Gubernur Dipilih DPRD, Bupati dan Wali Kota Tetap Dipilih Langsung
Buka Muswil PKB Jatim, Cak Imin Ajak Kader Dekat dengan Rakyat
Relawan Tolak Projo Menjadi Partai, Mustakim: Arah Organisasi Tetap Ormas Yang setia di garis rakyat
Puncak Harlah Golkar Bojonegoro, Dihadiri Bupati Bojonegoro
Akis Jazuli Nahkodai DPD Nasdem Sumenep, Ini Kometmen
Tok, DPRD Sampang Setujui Penetapan Dua Raperda Sekaligus

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru