Libatkan Banyak Stakeholder, Penyusunan Masterplan Smart City di Sampang Dinilai Terbaik se-Indonesia

- Admin

Rabu, 2 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Masterplan Smart City untuk tahap kedua di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendapat apresiasi dari Kementerian komunikasi dan informatika Republik Indonesia.

Hal ini disampaikan James R Puallillin, selaku narasumber dari Ditjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian komunikasi dan informatika.

Menurut James, Kabupaten Sampang merupakan yang terbaik dalam proses penyusunan masterplan, karena telah melibatkan banyak stakeholder. Hal ini, kata dia, akan membantu mengakomodir kondisi lintas sektor.

“Sampang ini termasuk yang top dalam proses penyusunan masterplan smart city, dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Karena cuma di Sampang yang melibatkan banyak stakeholder, baik sektoral maupun swasta,” puji James, dalam sambutannya di Aula Bappedalitbang, Rabu (02/08/2023).

Ekosistem digitalisasi, kata James, menjadi kebutuhan bersama yang melibatkan berbagai sektor, baik pemerintahan maupun swasta untuk membentuk kota yang cerdas.

Baca Juga:  Sesosok Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Nelayan di Sumenep

“Ini bukan tanggungjawab sektoral saja, namun ini juga tanggungjawab bersama. Kita berharap apa yang dirumuskan dengan seluruh pihak ini dapat terintegrasi dengan rencana pembangunan di Kabupaten Sampang,” pungkas James.

Sementara itu, Wakil Bupati Sampang H Abdullah Hidayat saat membuka Bimtek tersebut mengaku sangat mendukung kegiatan penyusunan masterplan smart city.

Secara ekonomi, tutur Wabup, migrasi menuju smart city akan membuka peluang investasi di berbagai sektor, seperti infrastruktur digital, teknologi informasi dan komunikasi, energi terbarukan, transformasi tercerdas dan lain-lain.

“Smart city dapat menarik minat investor dengan menawarkan solusi cerdas yang efisien dan efektif. Maka kita harus memanfaatkan kesempatan yang ada dengan serius mewujudkan konsep smart city ini,” ungkap Wabup.

Pria yang akrab disapa Haji Ab itu berharap, konsep smart city dapat segera diterapkan di Kabupaten Sampang dengan sinergitas lintas sektor untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, produktivitas dan daya saing melalui inovasi yang terpadu dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Hendak Transaksi Barang Haram, Warga Manding Ini Apes

“Jika smart city diterapkan dengan baik, tentu kita bisa meningkatkan kualitas hidup penduduk, memperbaiki mobilitas, mengurangi polusi, dan mengoptimalkan penggunaan energi serta dampak positif lainnya,” kata Haji Ab memungkasi.

Ditempat yang sama, Kepala Diskominfo Sampang, Amrin Hidayat menjelaskan, bahwa bimtek ada empat tahap dan untuk saat ini sudah masuk dalam tahap yang ke dua master plan smart city untuk perencanaan lima tahun ke depan.

“Ada empat tahapan bimtek yang bakal diproyeksikan selesai di bulan Oktober. Bimtek kali ini merupakan yang kedua kali setelah sebelumnya dilaksanakan pada 5 Juli 2023 lalu,” kata Amrin.

Amrin mengatakan, untuk memaksimalkan penyusunan masterplan smart city di Kabupaten Sampang, pihaknya melibatkan banyak stakeholder, baik sektoral maupun swasta.

Baca Juga:  Meriahkan Hari Santri Nasional, Pagar Nusa Sampang Gelar Sepak Bola Api

“Tujuannya agar dapat menghasilkan rencana induk (master plan) smart city di Sampang agar tujuan-tujuan seperti konektivitas dan integrasi pembangunan smart city intra OPD, kolaborasi, koordinasi dan sinergi program smart city antar OPD serta pemanfaatan sumber daya strategis antar OPD dapat terwujud,” tandas Amrin.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sampang H Abdullah Hidayat tersebut menghadirkan narasumber dari Ditjen Aptika Kementerian Kominfo RI, yaitu James R Puallillin, pembimbing tenaga ahli Citiasia Hari Kusdaryanto, tenaga ahli Citiasia Andi Susilo, dan juga asisten tenaga ahli Citiasia Hariatni Novitasari.

Selain itu, juga hadir Sekretaris Daerah H Yuliadi Setiyawan, Forkopimda, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Sampang, Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D), perwakilan BUMD, instansi BUMN dan perbankan, kelompok/lembaga masyarakat, media, para alim ulama serta tokoh masyarakat.

Berita Terkait

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Bupati dan wakil Bupati Bojonegoro, Sholat Idul Adha Di Masjid Berbeda, Begini Pidato Bupati Bojonegoro
Wuling Eksion Ramaikan IIMS Surabaya 2026, Tawarkan SUV Keluarga Berteknologi EV dan PHEV
IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif
Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:33 WIB

Serapan Baru 26 Persen, Komisi C Warning Diknas Bojonegoro Beserta Jajarannya

Rabu, 22 April 2026 - 17:33 WIB

Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian

Senin, 30 Maret 2026 - 12:54 WIB

Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 - 12:51 WIB

Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:45 WIB

Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:25 WIB

Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:12 WIB

Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:02 WIB

Wakil Bupati Bojonegoro: Kurangi Pengangguran, Semua Pelatihan OPD Wajib Rekrut Peserta dari Pemegang Kartu AK-1

Berita Terbaru