Soal Penyaluran BLT DBHCHT, Dinas Sosial Sampang Sebut Masih Lakukan Verifikasi dan Validasi Data

- Admin

Jumat, 28 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, masih melakukan verifikasi dan validasi (Verval) data usulan penerima bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2023.

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinsos P3A Kabupaten Sampang, Erwin Elmi Syahrial menyampaikan jika saat ini pihaknya masih melakukan verval tersebut.

“Verval ini kami lakukan untuk memastikan yang menerima tepat sasaran yakni buruh pabrik rokok dan buruh tani tembakau. Bukan petani tembakau lho ya,” ucap Erwin pada kontributor suarabangsa.co.id, Jumat (28/07/2023).

Menurut dia, verval yang dilakukan tidak semudah yang dibayangkan. Meski ia telah mengantongi data penerima dari Disperta KP dan pabrik rokok. Namun, data itu harus di sesuaikan dengan fakta di lapangan. Sehingga harus bekerja ekstra dan memakan waktu yang lebih lama.

“Tahapannya masih cukup panjang, kami harus kroscek langsung ke lapangan untuk memastikan kebenarannya. Kami cocokkan kembali identitas kependudukannya dengan si penerima bantuan tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga:  Lewat AMS, Akhirnya para Seniman Musik di Sampang Punya Serikat

Ia menambahkan, jika verval ini selesai, nantinya nama-nama para keluarga penerima manfaat (KPM) tersebut akan diajukan untuk mendapatkan SK Bupati.

“Bupati mengeluarkan surat keputusan untuk penetapan penerima dana BLT DBHCHT ini. Kemudian by name by address sudah ada dalam surat keputusan tersebut,” bebernya.

Kata dia, masing-masing penerima bakal mendapatkan Rp 300 ribu selama tiga bulan (triwulan) alokasi September, Oktober dan Nopember. Setiap KPM akan menerima manfaat BLT DBHCHT yang totalnya sebesar Rp 900 ribu.

Hal tersebut, lanjutnya, sesuai dengan ketentuan Pasal 5 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 215/PMK.07/2021 tentang penggunaan, penatausahaan dan evaluasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau.

“Target kami, tiga bulan di tahun berjalan ini yakni di bulan September, Oktober dan Nopember sudah tersalurkan. Jadi kami kerja cepat, agar bantuan bisa segera dinikmati oleh masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga:  Tingkatkan Pelayanan, RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Gelar Forum Komunikasi Publik

Terkait teknis pencairan, rencananya Bank Sampang yang bakal ditunjuk sebagai penyalur dana tersebut. Erwin mengungkapkan total usulan di tahun ini sebanyak 2.225 penerima.

“Rinciannya meliputi buruh tani tembakau sebanyak 1.920 orang dan buruh pabrik rokok sebanyak 305 orang. Jumlah itu masih usulan, kami validkan dulu,” jelasnya.

Ratusan buruh pabrik rokok itu bekerja di tiga perusahaan penghasil rokok yang ada di Kabupaten Sampang, yaitu di Kecamatan Camplong, Banyuates dan juga di Kecamatan Tambelangan.

Erwin mengaku, jika nilai pagu anggaran BLT DBHCHT yang dikelola Dinsos P3A mengalami penurunan. Tahun lalu mencapai Rp 3 miliar lebih, sementara tahun ini hanya Rp 2 miliar lebih.

“Kalau tahun kemarin, kami mendapat alokasi Rp 3 miliar lebih khusus untuk BLT. Namun yang bisa direalisasikan hanya sekitar Rp 982.617.000. Sisanya menjadi silpa (sisa lebih penggunaan anggaran),” terang dia.

Dengan diberikan bansos tersebut, lanjut Erwin, diharapkan para buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok bisa meningkatkan kesejahteraan mereka.

Baca Juga:  Terpilih Secara Aklamasi, Haji Romseh Kembali Nahkodai DPD PPNI Kabupaten Sampang

“Paling tidak untuk memenuhi kebutuhan hidup, kalau bisa untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Semoga bermanfaat, ini suatu bentuk kehadiran Pemerintah untuk masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sesuai SK Bupati Sampang, total penerima BLT DBHCHT pada tahun 2022 sebanyak 1.050 orang, dengan rincian buruh tani tembakau 836 orang dan buruh pabrik rokok sebanyak 214 orang.

Namun, dari total penerima tersebut yang terealisasi hanya 1.046 orang. Sementara 2 orang lainnya gagal membuka rekening karena beberapa alasan, di antaranya penerima sudah berada di luar negeri.

Ditempat terpisah, salah seorang buruh tani tembakau, mengaku menanti-nanti penyaluran BLT DBHCHT tahun ini. Mengingat tahun sebelumnya juga pernah mendapatkan bantuan berupa uang tunai tersebut.

“Senang rasanya kalau mendapatkan BLT dari DBHCHT. Saat ini kami masih menunggu undangannya. Soalnya bantuan ini sangat membantu keluarga kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” singkatnya.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru