Kasus Bocah Tewas Tenggelam di Sampang Water Park Tak Kunjung Gelar Perkara, Polisi: Prosesnya Masih Berjalan

- Admin

Senin, 24 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Satreskrim Polres Sampang, Madura, Jawa Timur, masih belum melakukan gelar perkara di kasus tenggelamnya seorang bocah di tempat wisata Sampang Water Park (SWP) pada Jumat (30/06/2023) lalu.

Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Sujianto menjelaskan, jika pihaknya masih melakukan proses penyelidikan. Sejauh ini, tutur dia, penyidik sudah memeriksa beberapa orang sebagai saksi.

“Oh belum, belum. Sampai hari ini masih tahap penyelidikan, prosesnya masih terus berjalan, tunggu saja hasilnya nanti,” ujarnya saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, Senin (24/07/2023).

Baca Juga:  Sah, Malam Ini KPU Sampang Tetapkan Jimad Sakteh Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Menurutnya, dari tahap penyelidikan ke penyidikan itu ada proses. Proses penyidikan sendiri juga ada proses-proses yang harus di jalani. Baik itu pemeriksaan saksi dan lain sebagainya.

“Saksi-saksi sudah kita periksa, baik yang ada di TKP maupun saksi-saksi yang ada hubungannya dengan SWP. Termasuk juga pihak Disporabudpar selaku dinas yang membidangi,” bebernya.

Disinggung mengenai kemungkinan adanya kelalaian dari pihak pengelola Sampang Water Park itu, Sujianto mengatakan, jika pihaknya belum bisa menyimpulkan.

“Belum bisa di simpulkan, nanti manakala penyelidikan sudah selesai dan penyidik melakukan gelar perkara. Nah di situ nanti bisa di simpulkan, unsur pidananya terpenuhi atau tidak,” imbuhnya.

Baca Juga:  Kejar Target Idul Fitri Kelar, Pemerintah Kecamatan Camplong Sampang Bakal Kebut Penyaluran BLT-DD

Sujianto menambahkan, kepolisian akan tetap bekerja secara profesional serta proporsional, mengingat permasalahan ini menyangkut nyawa manusia.

“Kalau sekarang saya ditanya rekan-rekan media, Pak kapan? Saya belum bisa menjawab karena kita sedang by proses. Mari kita sama-sama hormati proses penyelidikan, jadi biarkan proses berjalan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB