Ancam Keselamatan, Pengendara di Sampang Keluhkan Benang Gelasan yang Melintang di Jalan

- Admin

Minggu, 16 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Tidak bisa dipungkiri permainan layang-layang masih menjadi suatu hobi bagi masyarakat Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Untuk itu, musim bermain layang-layang seperti sekarang ini, sebaiknya diwaspadai. Apalagi sedang mengendarai sepeda motor. Sebab, jika sampai terkena benang atau senar layang-layang saat berkendara, bisa berakibat fatal.

Seperti yang dialami Fajar Andriawan (33). Pria yang tinggal di wilayah Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang ini mengalami luka sayatan di bagian leher, akibat terkena benang gelasan.

Kejadian itu terjadi di Jalan Makboel, Kelurahan Polagan, pada Minggu (16/07/2023) sore. Fajar menceritakan bagaimana kronologi dia mendapat luka di lehernya hanya karena benang layang-layangan yang tak sengaja melintas di depannya.

Baca Juga:  Oknum Guru yang 'Gebuk' Siswa SMP di Camplong Sampang Akhirnya Dipolisikan

Sore itu, sekitar pukul 16.30 WIB, Fajar berniat untuk pulang ke rumah seusai mengantar anaknya ngaji, dia melintasi Jalan Makboel dengan kecepatan yang rendah.

Namun di tengah jalan, tiba-tiba lehernya terasa panas. Setelah disadari, ada benang gelasan yang menyangkut di lehernya.

Fajar pun spontan mengerem mendadak, menyingkirkan benang gelasan itu dari lehernya. Dia kemudian berhenti dan mencari keberadaan benang tersebut.

“Benangnya tidak terlihat, tahu-tahu terasa panas di leher, langsung saya kibasin sama tangan, ternyata itu benang gelasan yang jatuh melintang di jalan. Lumayan tajam,” kata Fajar, kepada kontributor suarabangsa.co.id.

Fajar pun menyayangkan masih banyak orang yang hobbi main layang-layang tanpa kehati-hatian, sehingga dapat menimbulkan kerugian.

Baca Juga:  Sempat Melarikan Diri, Dua Pengedar Narkoba Asal Sokobanah Sampang Berhasil Diringkus di Jawa Tengah

“Banyak dampaknya, biasanya benang nyangkut di kabel listrik, jadinya putus dan bermasalah. Yang paling parah sih banyak menimbulkan korban akibat benang layang-layang, seperti yang menimpa saya ini,” lanjutnya.

Ia berharap kepada aparat penegak hukum setempat untuk dapat menertibkan para pemain layangan agar tidak lagi menimbulkan kerusakan atau korban jiwa.

“Saya sangat berharap kepada kepolisian untuk dapat menertibkan para pemain layangan yang masih tak peduli akan keselamatan orang lain. Kalau bisa sih, setiap sore di razia dan diberi sanksi setegas-tegasnya,” harapnya.

Baca Juga:  Viral Video Oknum Satpol PP Asyik Bermesraan di Atas Motor, Posisinya Bikin Warganet Gagal Fokus

Fajar juga berharap kepada warga yang hobbi bermain layang-layang agar melakukannya di areal lapangan, sehingga tak membahayakan pengendara yang melintas.

“Yang main layangan itu bahaya banget, benang gelas yang digunakan dapat melukai orang jika tidak berhati-hati ketika bermain layangan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru