Buntut Tragedi Kolam Renang, Disporabudpar Bakal Evaluasi SOP Sampang Water Park

- Admin

Rabu, 5 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Seorang bocah berusia 4 Tahun tewas tenggelam saat mencoba berenang di blok dewasa Kolam Renang Sampang Water Park yang berada di Jalan Pahlawan, Kelurahan Rong Tengah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Peristiwa ini memicu pertanyaan bagaimana pengawasan lifeguard atau petugas penyelamat sehingga anak kecil bisa berenang di kolam khusus dewasa.

Menanggapi insiden maut itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang, Haji Marnilem memastikan pihaknya bakal mengevaluasi standard operating procedure (SOP) keselamatan pengunjung di kolam tersebut.

“Kami baru mendapatkan laporan sehari setelah peristiwa naas itu terjadi. Saat ini, kami masih melakukan investigasi dan pengecekan ke TKP,” kata Marnilem pada kontributor suarabangsa.co.id, Rabu (05/07/2023).

Baca Juga:  Tradisi Menikah di Bulan Haji, Sejumlah Pasangan di Sampang Lepas Masa Lajang

Sejauh ini, lanjut Marnilem, pihaknya belum bisa menyimpulkan secara pasti apakah manajemen SWP sudah menerapkan SOP secara maksimal atau tidak.

“Kami tidak bisa menyimpulkan siapa yang lalai dalam kejadian ini. Kami perlu melihat SOP yang mereka buat, nantinya akan kami evaluasi. Saat ini masih proses, jadi belum bisa menyimpulkan,” imbuhnya.

Namun, dia menyesalkan peristiwa itu. Menurutnya, insiden yang berakibat kefatalan tersebut bisa dihindari apabila pengelola kolam renang SWP menerapkan SOP keselamatan yang baik.

Untuk itu, dirinya berharap manajemen Sampang Water Park segera melakukan evaluasi secara keseluruhan demi keselamatan pengunjung.

Baca Juga:  Nekat Gelapkan Motor Teman, Pemuda di Sampang Ditangkap Polisi

“Dengan adanya kejadian ini, SWP itu harus melakukan evaluasi. Tentunya ada hal-hal yang perlu di benahi,” tegasnya.

Diantara tujuan evaluasi itu ialah agar tidak terulang lagi pengunjung meninggal di kolam renang. Dia pun berharap pada setiap pengelola atau investor yang mempunyai tempat wahana atau wisata harus meningkatan standar keamanan dan keselamatan para pengunjung.

“Semua tempat wisata yang ada di Kabupaten Sampang harus menerapkan SOP keselamatan pengunjung, dan itu wajib di penuhi oleh destinasi wisata lainnya bukan hanya SWP,” tegasnya.

Baca Juga:  Ketua AKD Bojonegoro Dukung 10 Persen ADD untuk Pengentasan Kemiskinan

Disinggung soal kelayakan para petugas penyelamat atau lifeguard, Marnilem belum bisa memastikan. Sebab, kata dia, yang melakukan rekrutmen petugas tersebut adalah pihak pengelola.

“Kami belum paham apakah lifeguad di SWP itu sudah mengantongi sertifikat atau tidak. Karena bukan kami yang merekrut,” ungkapnya.

Marnilem juga ikut menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan berharap kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

“Kami mengucapkan rasa belasungkawa dan kami juga sangat merasakan kesedihan dari keluarga besar korban,” tandasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru