Wakil Ketua DPRD Bojonegoro: Kadin Disperindag Raportnya merah

- Admin

Rabu, 7 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Sukur Priyanto Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bojonegoro, prihatin dan menyayangkan atas tidak hadirnya kepala dinas Perdagangan, Koprasi dan Usaha mikro um (Disperindag) saat diundang oleh Komisi B DPRD Bojonegoro pada hari Rabu (7/6/2023).

Saat untuk mencari solusi persoalan pedagang Pasar kota Banjarejo. Sukur priyanto menjelaskan persoalan tersebut sudah lama terjadi, tapi kadin Disperindag selalu menghindar.

“Sebenarnya Ini kan persoalan lama dan kita tidak mau mengulang ulang,” ujarnya.

Menurutnya, di pasar Banjarejo ada sekitar 600 pedagang ada pedagang yang mampu bayar dan ada yang belum mampu bayar pasca pandemi covid, dan pihak DPRD Bojonegoro berusaha untuk mencarikan solusi agar ada win win solution.

Baca Juga:  Polda Jatim Amankan Dua Tersangka Pemalsu Ijazah

“Diantara 600 pedagang ada sekitar 400 an pedagang yang telah membayar, ada kelompok 100 an pedagang yang tidak bisa membayar, jadi kita harap ada win win solution,” harapnya.

Tambahnya, sedangkan beberapa kelompok pedagang yang sedang meminta keringanan pembayaran dalam tunggakan tersebut mestinya ada jawaban dari Kepala dinas Perindag, tambahnya Bupati bisa saja mengkaji bisa memberi kewenangan diskon(keringanan) kepada pedagang berdasarkan kajian dari hukum mau pun dari Disperindag. Namun kadin Disperindag bila diundang hearing selalu tidak datang dan menghindar.

Baca Juga:  Kurang Konsentrasi, Mobil Pick Up Terguling di Tol Madiun-Nganjuk

“Kewenangan memberi diskon adalah di Bupati, berdasarkan perbup, yang memerlukan kajian, dari hukum, mau pun dari Disperindag, misal kan bupati mau memberi diskon atau apa dengan kajian, itu wajar dan tidak apa apa,” ungkapnya.

Disingung terkait harga yang memberatkan pedagang, sukur priyanto mengatakan harga apresial kepada pedagang ada kajian yang baik, bukan hanya sekedar membangun pasar tapi tidak memakai kajian, dan pembangunan pasar tersebut bersumber APBD, ketika terjadi sewa menyewa merugikan pedagang.

“Dari awal mestinya apresial itu sudah ada kajian , berapa sih yang harus diterapkan, pembangunan pasar itu 70 M tapi tanpa kajian,” jelas.

Baca Juga:  Hadiri Rapat Koordinasi di RSUD Sumberrejo, Bupati Bojonegoro Menyapa Warganya yang Dirawat

Imbuhnya, Kepala Dinas perdagangan, koperasi dan usaha mikro um kinerjanya sangat buruk, dan raportnya merah. Bisa membangun pasar dimana mana tapi gagal semua dalam membangun ekonomi pedagang pasar.

“Raportnya dinas perdagangan merah, membangun pasar di mana mana, tapi gagal semua, raport merah lah dengan pak kemi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB