Rusak Lingkungan, Warga Patalan Tolak Tambang Ilegal di Wilayahnya

- Admin

Rabu, 17 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Maraknya galian tambang yang berdampak pada rusaknya lingkungan terutama di Desa Patalan Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo, mengakibatkan warga gusar dan sepakat untuk menolak tambang ilegal di wilayahnya. Sebab, keberadaannya cukup meresahkan.

“Kami menolak tambang yang tidak ada izinnya, jelas hal itu merusak lingkungan,” ujar Heri, selaku Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Patalan, Selasa (16/5/2023).

Heri menegaskan, tambang tidak berizin merupakan ancaman bagi kelestarian lingkungan. Hal itu dikarenakan praktik pertambangan ilegal tidak mematuhi kaidah-kaidah lingkungan yang semestinya dijalankan sesuai aturan.

Baca Juga:  Gandeng Pengurus Masjid, BIN Jatim Gelar Vaksinasi

Oleh sebab itu, ia mendesak agar kegiatan tersebut segera dihentikan.

“Kami hanya tidak ingin lingkungan di Desa Patalan hancur, dirusak oleh tambang-tambang yang tidak memiliki izin dan lolos dari pengawasan,” lanjutnya.

Berdasar informasi di lapangan, kegiatan tambang ilegal di Desa Patalan Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo telah berlangsung sejak Bulan April 2023 lalu.

Mirisnya, tambang ilegal tersebut justru dimotori oleh YY, oknum pemerhati lingkungan hidup yang sepak terjangnya dikenal sebagai pegiat anti pertambangan bodong.

“(YY) hanya berkedok oknum aktivis lingkungan hidup untuk menguntungkan diri sendiri,” pungkasnya.

Baca Juga:  Pemkab Probolinggo Distribusikan Vaksin Sinovac Tahap Dua

Berita Terkait

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB