Sukses Kendalikan Virus PMK, DKPP Sumenep Mendapat Penghargaan dari Kementan

- Admin

Rabu, 8 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sukses kendalikan penyebaran virus PMK (Penyakit Mulut dan Kuku), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur mendapat penghargaan.

Piagam penghargaan itu diberikan disela-sela rapat kordinasi (rakor) pengendalian LSD dan PMK Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, Selasa (7/3/2023) di Surabaya.

Piagam penghargaan dengan partisipasi vaksinator PMK dalam rangka pencegahan, pengendalian dan penanggulangan itu diterima langsung oleh Kepala DKPP Arif Firmanto dari Direktur Hewan Kementan Dr. drh. Nuryani Zainuddin.

Kepala DKPP Arif Firmanto menjelaskan, piagam penghargaan itu bagian dari ikhtiar yang dilakukan DKPP Sumenep dalam pengendalian, pencegahan dan penanggulangan PMK.

Baca Juga:  Cek Posko PPKM Mikro, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Torjun Sampang Blusukan ke Pelosok Desa

“Alhamdulillah, keras dalam pemberian vaksin mendapatkan apresiasi dari pemprov Jatim,” terang Arif Firmanto.

Arif menambahkan, hewan yang sudah tervaksin di tahun 2022 sebanyak 136.269 ekor. Itu meliputi hewan sapi, kerbau, kambing dan domba yang tersebar di sejumlah kecamatan kota Sumekar ini.

“Alhamdulillah, capaian vaksin untuk hewan di Sumenep cukup maksimal,” jelasnya.

Sehingga, sambung dia, dengan vaksinasi yang dilakukan kekebalan hewan terjaga. Termasuk, pada cuaca ekstrem sekalipun.

“Jadi, setelah divaksin kerentanan terhadap penyakit menjadi niscaya, lantaran tubuh hewan dipastikan sudah muncul kekebalan,” ungkapnya.

Baca Juga:  DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Intinya, terang pria dengan penampilan low profile itu, pengendalian penyakit PMK di Sumenep sudah maksimal di tahun 2022. Hal itu dibuktikan dengan capaian vaksin yang cukup meningkat.

“Memang, ada juga yang terjangkit virus itu, namun masih bisa dikendalikan. Yang terjangkit mencapai 6500 ekor,” tuturnya.

Arif juga menjelaskan, untuk virus ini masih ada, dan secara epidemiologis baru akan bebas di tahun 2035.

“Sehingga, segala ikhtiar pengendalian dan pencegahan tetap kita maksimalkan di Sumenep. Semoga aman,” pungkasnya.

Baca Juga:  Selundupkan Sabu ke Sumenep, Warga Pamekasan dan Sampang Digelandang Polisi

 

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru
DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terbaru