Sukses Kendalikan Virus PMK, DKPP Sumenep Mendapat Penghargaan dari Kementan

- Admin

Rabu, 8 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sukses kendalikan penyebaran virus PMK (Penyakit Mulut dan Kuku), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur mendapat penghargaan.

Piagam penghargaan itu diberikan disela-sela rapat kordinasi (rakor) pengendalian LSD dan PMK Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, Selasa (7/3/2023) di Surabaya.

Piagam penghargaan dengan partisipasi vaksinator PMK dalam rangka pencegahan, pengendalian dan penanggulangan itu diterima langsung oleh Kepala DKPP Arif Firmanto dari Direktur Hewan Kementan Dr. drh. Nuryani Zainuddin.

Kepala DKPP Arif Firmanto menjelaskan, piagam penghargaan itu bagian dari ikhtiar yang dilakukan DKPP Sumenep dalam pengendalian, pencegahan dan penanggulangan PMK.

Baca Juga:  Pria 37 Tahun di Sumenep Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur

“Alhamdulillah, keras dalam pemberian vaksin mendapatkan apresiasi dari pemprov Jatim,” terang Arif Firmanto.

Arif menambahkan, hewan yang sudah tervaksin di tahun 2022 sebanyak 136.269 ekor. Itu meliputi hewan sapi, kerbau, kambing dan domba yang tersebar di sejumlah kecamatan kota Sumekar ini.

“Alhamdulillah, capaian vaksin untuk hewan di Sumenep cukup maksimal,” jelasnya.

Sehingga, sambung dia, dengan vaksinasi yang dilakukan kekebalan hewan terjaga. Termasuk, pada cuaca ekstrem sekalipun.

“Jadi, setelah divaksin kerentanan terhadap penyakit menjadi niscaya, lantaran tubuh hewan dipastikan sudah muncul kekebalan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sebuah Ruko di Sumenep Hangus Dilalap Si Jago Merah

Intinya, terang pria dengan penampilan low profile itu, pengendalian penyakit PMK di Sumenep sudah maksimal di tahun 2022. Hal itu dibuktikan dengan capaian vaksin yang cukup meningkat.

“Memang, ada juga yang terjangkit virus itu, namun masih bisa dikendalikan. Yang terjangkit mencapai 6500 ekor,” tuturnya.

Arif juga menjelaskan, untuk virus ini masih ada, dan secara epidemiologis baru akan bebas di tahun 2035.

“Sehingga, segala ikhtiar pengendalian dan pencegahan tetap kita maksimalkan di Sumenep. Semoga aman,” pungkasnya.

Baca Juga:  Ternyata Korban Penganiayaan Berujung Maut di Sumenep Ini Pernah Masuk RSUD Karena Dicekik Suaminya

 

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:48 WIB

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Jumat, 11 September 2026 - 22:17 WIB

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro

Selasa, 8 September 2026 - 10:23 WIB

Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:12 WIB

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru

Mimi Owner SRJ Rogojampi

Daerah

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:48 WIB